Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Aus Hidayat Nur Kritisi Efektivitas Kurikulum Berakhlak di BPSDM ATR/BPN
DPR

Aus Hidayat Nur Kritisi Efektivitas Kurikulum Berakhlak di BPSDM ATR/BPN

RedaksiBy RedaksiApril 8, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi II DPR RI, Aus Hidayat Nur, saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Kantor BPSDM Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kota Bogor, Jawa Barat/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi II DPR RI, Aus Hidayat Nur, mempertanyakan sejauh mana kurikulum pendidikan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN benar-benar mengintegrasikan nilai-nilai Berakhlak ke dalam seluruh program pendidikan dan pelatihan (diklat) teknis.

Menurutnya, nilai Berakhlak tidak boleh hanya menjadi modul seremonial, tanpa dampak nyata terhadap perubahan perilaku aparatur. 

“Bagaimana pengukuran perubahan perilaku SDM ATR/BPN secara nyata? Instrumen apa yang digunakan BPSDM untuk mengukur perilaku pasca pelatihan, dan seberapa sering evaluasi tersebut dilakukan?” ujarnya saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Kantor BPSDM Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026).

Aus menambahkan, hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK tahun 2025 menunjukkan bahwa perubahan perilaku internal belum signifikan. Hal ini tercermin dari indeks persepsi ahli yang masih berada di angka 63,89 persen. Ia menilai ke depan diperlukan metode behavior assessment yang lebih substansif dan terukur.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan SDM di daerah, mengingat masih adanya keterbatasan infrastruktur pelatihan. Menurutnya, kasus-kasus yang menjerat sejumlah pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) di daerah menjadi indikator bahwa pendidikan berakhlak belum sepenuhnya efektif dalam membentuk integritas, khususnya di level pimpinan.

“Integrasi pendidikan antikorupsi yang bekerja sama dengan KPK, apakah sudah dimasukkan dalam kurikulum BPSDM? Apakah kasus-kasus korupsi pertanahan dijadikan bahan refleksi internal untuk pencegahan ke depan?” tegas legislator asal daerah pemilihan Kalimantan Timur tersebut.

Politisi Fraksi PKS ini juga menyinggung maraknya kasus pertanahan di wilayah Kabupaten Bogor yang menurutnya masih cukup tinggi. Aus meminta BPSDM untuk menjadikan hal tersebut sebagai perhatian serius melalui pelatihan teknis yang lebih terarah guna mengurangi dan menyelesaikan persoalan di lapangan.

Lebih jauh, Aus menekankan pentingnya peran pimpinan sebagai role model dalam membangun budaya integritas. Ia mempertanyakan apakah terdapat program khusus yang disiapkan BPSDM bagi para Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) untuk memperkuat kepemimpinan berakhlak.

Tak kalah penting, ia juga menyoroti perlunya sistem perlindungan bagi pelapor pelanggaran di internal lembaga. 

“Apakah BPSDM memiliki program whistleblower yang menjamin keamanan pegawai untuk melaporkan pelanggaran, termasuk maladministrasi dan gratifikasi, tanpa risiko represi dari pimpinan?” pungkasnya.

Anggota Komisi II DPR RI Aus Hidayat Nur Aus Hidayat Nur Kritisi Efektivitas Kurikulum Berakhlak di BPSDM ATR/BPN DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

DPR April 16, 2026

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meraih penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 pada…

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026

Raih KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

April 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?