Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi VIII Awasi Potensi Salah Sasaran Bansos di Tangerang, Data Kemiskinan Jadi Titik Lemah
DPR

Komisi VIII Awasi Potensi Salah Sasaran Bansos di Tangerang, Data Kemiskinan Jadi Titik Lemah

RedaksiBy RedaksiApril 2, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas Janusanti Rumambi, dalam Kunjungan Kerja Komisi VIII yang dilakukan di Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang, Provinsi Banten/Iat
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pengawasan bantuan sosial (bansos) di Kota Tangerang, Provinsi Banten, menjadi sorotan Komisi VIII DPR RI. Dalam kunjungan kerja ke Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang, Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas Janusanti Rumambi menegaskan bahwa persoalan utama bansos saat ini bukan hanya soal penyaluran, melainkan akurasi data kemiskinan yang dinilai masih lemah dan berpotensi memicu salah sasaran penerima manfaat.

Kunjungan pengawasan yang dilakukan di Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (1/4/2026) itu difokuskan untuk memastikan program bansos yang telah disepakati antara Komisi VIII DPR RI dan mitra kerja benar-benar berjalan sesuai tujuan, yakni tepat sasaran, tepat waktu, dan mampu menjadi bantalan sosial bagi masyarakat kurang mampu.

“Pengawasan program yang kita sepakati antara Komisi VIII DPR RI dengan mitra kerja di Kota Tangerang, kami ingin melihat bahwa bantuan ini bisa tepat sasaran, tepat waktu, dan tentunya ini untuk mendukung masyarakat yang tidak mampu supaya mereka bisa mendapatkan bantalan sosial yang memadai,” ujar Matindas.

Namun, di balik target tersebut, Matindas menyoroti persoalan mendasar terkait satu data kemiskinan nasional yang hingga kini dinilai belum maksimal. Menurutnya, meski Presiden telah menugaskan BPS untuk memperkuat basis data, implementasi di lapangan belum sepenuhnya berjalan efektif.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Sosial juga harus ikut bertanggung jawab dalam memastikan validasi dan pembaruan data penerima bansos dilakukan secara konsisten.

Matindas mengungkapkan, berdasarkan sinyal yang pernah disampaikan Kementerian Sosial, pada tahun 2025 terdapat hampir 45 persen penerima manfaat yang diduga tidak tepat sasaran. Angka itu, menurutnya, menjadi alarm serius bahwa kebijakan bansos masih menghadapi masalah struktural, terutama pada kualitas data di daerah.

“Bapak Presiden telah menugaskan BPS (agar penyaluran bansos tepat sasaran), tetapi sampai saat sekarang ini belum maksimal. Kami ingin mendorong bahwa Kementerian Sosial juga harus bertanggung jawab terhadap hal itu. Karena yang disinyalir oleh Kementerian Sosial kemarin, pada tahun 2025 penerima manfaat itu tidak tepat hampir 45 persen,” kata dia.

Sebagai langkah korektif, Komisi VIII DPR RI mendorong Kementerian Sosial menyiapkan DAK non-fisik khusus untuk pembenahan data di daerah. Usulan ini dinilai penting karena selama ini banyak pemerintah daerah belum memberi perhatian serius pada tata kelola data sosial, sebagaimana juga pernah menjadi catatan dalam penelitian KPK. Menurut Matindas, tanpa dukungan anggaran khusus, validasi data penerima manfaat akan terus berjalan lambat dan berisiko mengulang persoalan lama.

Selain pembenahan data, Matindas menegaskan bahwa pengawasan DPR tidak akan berhenti pada distribusi bantuan semata. Komisi VIII juga akan mendorong program pemberdayaan sosial agar bansos tidak hanya menjadi bantuan jangka pendek, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin secara berkelanjutan.

“Kami akan terus bersama-sama kementerian terkait untuk mendorong supaya validasi data itu tetap dilaksanakan, supaya betul-betul masyarakat yang menerima itu adalah masyarakat yang membutuhkan. Kami juga akan mendorong Kementerian Sosial untuk melakukan program pemberdayaan,” ujarnya.

Pengawasan di Kota Tangerang ini menjadi penegasan bahwa DPR mulai menaruh perhatian lebih besar pada reformasi kebijakan bansos dari hulu, terutama dalam hal validitas data. Sebab tanpa basis data yang akurat, bansos berisiko kehilangan efektivitasnya sebagai instrumen perlindungan sosial dan justru membuka ruang ketidaktepatan sasaran dalam penggunaan anggaran negara. 

Anggota Komisi VIII DPR RI DPR RI Komisi VIII Awasi Potensi Salah Sasaran Bansos di Tangerang Matindas Janusanti Rumambi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

DPR April 16, 2026

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meraih penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 pada…

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026

Raih KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

April 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?