Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Aset Lahan TNI di Puspenerbad Masih Tumpang Tindih
DPR

Aset Lahan TNI di Puspenerbad Masih Tumpang Tindih

RedaksiBy RedaksiJanuari 23, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R. Abdullah dalam kunjungan kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Puspenerbad, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Taufiq R. Abdullah menyoroti pentingnya penertiban aset lahan TNI yang hingga kini masih menghadapi persoalan legalitas dan tumpang tindih kepemilikan. Ia menyebut kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan serius di kemudian hari apabila tidak segera diselesaikan.

“Masih ada aset TNI yang belum legal, belum bersertifikat, bahkan tumpang tindih dengan sesama institusi pemerintah, termasuk BUMN,” ungkap Taufiq kepada koranmerdeka.co dalam kunjungan kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Puspenerbad, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (22/1/2026).

Tidak hanya di Banten, tumpang tindih aset tersebut lanjut Taufiq terjadi di berbagai wilayah dan melibatkan beragam pihak, mulai dari BUMN hingga masyarakat. Menurutnya, kondisi ini perlu segera ditertibkan karena berisiko memicu konflik yang tidak perlu. 

“Kalau dengan institusi seperti BUMN seharusnya bisa segera diselesaikan. Dengan masyarakat memang perlu kehati-hatian, karena selama ini ada pembiaran, masyarakat sudah membangun permanen baru kemudian diselesaikan. Ini berbahaya dan tidak boleh terus ditunda,” tegas politisi fraksi PKB itu. 

Lebih lanjut, Taufiq menyampaikan bahwa Komisi I DPR RI telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Aset TNI sebagai bagian dari upaya penataan aset secara menyeluruh. Ia menilai persoalan aset lahan bukan hanya dialami TNI, melainkan menjadi isu agraria nasional yang kompleks dan membutuhkan perhatian serius negara. “Kami akan membahas ini dengan pimpinan TNI, termasuk Panglima TNI, karena persoalan aset ini tidak hanya terjadi di Angkatan Darat, tetapi juga di matra lainnya,” pungkasnya.

Sebelumnya Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mochammad Masrukin menyampaikan sejumlah persoalan strategis dalam paparannya kepada Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terdapat tumpang tindih aset lahan antara Mako Puspenerbad dengan lahan yang telah disertifikasi atas nama Pertamina. “Juga belum tuntasnya proses sertifikasi aset lahan TNI Angkatan Darat. Selain itu, Skadron 21/AAY diketahui masih menempati lahan aset milik Pertamina seluas sekitar 10,6 hektare,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Mochammad Masrukin juga menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana pendukung operasional. Ia menegaskan, pemenuhan fasilitas pendukung tersebut menjadi penting guna menunjang kesiapan operasional Puspenerbad secara berkelanjutan. “Belum tersedianya hanggar dan shelter untuk mendukung alutsista baru, seperti Pesawat Caravan, CN 235, dan CN 212, serta masih dibutuhkannya gudang material suku cadang yang representatif sebagai pengganti gudang di Cakung yang dinilai sudah tidak ideal,” imbuhnya. 

Anggota Komisi I DPR RI Aset Lahan TNI di Puspenerbad Masih Tumpang Tindih DPR RI Taufiq R. Abdullah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?