Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Dorong Perbaikan Ekosistem Ketenagakerjaan Kepri: Dari Serapan Tenaga Lokal hingga Penambahan Pengawas
DPR

Dorong Perbaikan Ekosistem Ketenagakerjaan Kepri: Dari Serapan Tenaga Lokal hingga Penambahan Pengawas

RedaksiBy RedaksiNovember 26, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh (tengah) saat memimpin kunjungan kerja spesifik bersama mitra kerja di Rumah Daerah (rumdis) Gubernur Kepulauan Riau, Tanjungpinang/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi IX DPR RI mendorong perbaikan menyeluruh terhadap ekosistem ketenagakerjaan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga pemenuhan kebutuhan pengawas ketenagakerjaan. Dorongan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh saat memimpin kunjungan kerja spesifik bersama mitra kerja di Rumah Daerah (rumdis) Gubernur Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Senin (24/11/2025).


Nihayatul menyoroti tingginya angka pengangguran di Kepri yang tidak sepenuhnya berasal dari penduduk setempat. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja, arus keluar-masuk tenaga kerja antar wilayah menjadi sangat dinamis. “Bisa jadi 50 persen dari Jawa, Sumatera, atau kepulauan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan warga antar wilayah sangat dinamis dan menuntut perhatian khusus dari pemerintah daerah dan pusat,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa Kepri harus mampu mengoptimalkan tujuh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal. “Kita ingin masyarakat Kepri bukan hanya menjadi penonton atau tukang parkir, tetapi juga menjadi lokomotif bagi pergerakan ekonomi di daerah ini,” kata Nihayatul. Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk menyiapkan program inklusif agar setiap peluang kerja benar-benar dapat diakses penduduk lokal.


Namun upaya tersebut harus dibarengi dengan penguatan pengawasan ketenagakerjaan. Dari hasil pertemuan dengan Gubernur Kepri, terungkap adanya kekurangan pengawas ketenagakerjaan yang cukup signifikan. “Dengan kebutuhan mencapai lebih dari 100 pengawas, saat ini hanya ada sekitar 40 yang berfungsi aktif. Ini berarti kita masih memerlukan setidaknya 60 pengawas lagi,” ungkap Nihayatul.


Legislator Fraksi PKB itu menilai lemahnya pengawasan membuat kondisi kerja dan perlindungan hak pekerja belum optimal. Tantangan geografis Kepri yang terdiri dari banyak pulau juga menyebabkan pengawasan menjadi lebih kompleks. Untuk itu, ia meminta Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian PAN-RB memberikan prioritas khusus. “Kita masih memiliki slot sekitar 2.000 untuk pengawas di Kementerian PAN-RB. Kami mendorong agar 60 pengawas ini dapat segera diisi, mengingat keluasan dan karakteristik wilayah ini,” jelasnya.


Ia juga menyoroti praktik perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya secara benar di BPJS Ketenagakerjaan. “Contoh kasus di mana sebuah perusahaan dengan seribu pekerja hanya mendaftarkan 200 atau 300 orang di BPJS ketenagakerjaan tidak boleh terjadi lagi. Dengan adanya pengawas ini, diharapkan setiap perusahaan mampu memenuhi kewajibannya,” tegasnya.


Selain itu, Nihayatul menekankan pentingnya menjaga kualitas SDM pengawas yang sudah dilatih agar tidak dialihkan ke dinas lain. Menurutnya, investasi pelatihan harus dihargai dan diarahkan kembali untuk memperkuat fungsi pengawasan. Dalam konteks penyaluran tenaga kerja, ia juga menegaskan pentingnya alokasi 2.000 posisi pengawas agar Kepri mendapatkan jatah yang memadai. “Kita minta agar 60 kebutuhan orang untuk pengawas di Kepri ini bisa dipenuhi,” tegasnya.


Melihat tingginya tantangan sekaligus potensi yang dimiliki Kepri, Nihayatul menekankan perlunya sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan. Upaya memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga komitmen kolektif dalam memastikan pekerja lokal terserap, hak-hak pekerja dilindungi, dan pengawasan berjalan efektif demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Dorong Perbaikan Ekosistem Ketenagakerjaan Kepri: Dari Serapan Tenaga Lokal hingga Penambahan Pengawas DPR RI Nihayatul Wafiroh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?