Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi X Optimistis Pemerataan Sarana Digital Mampu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
DPR

Komisi X Optimistis Pemerataan Sarana Digital Mampu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia

RedaksiBy RedaksiNovember 20, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR ke Balai Guru dan Tenaga Pendidikan (BGTK), Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah menyatakan optimismenya bahwa percepatan pemerataan fasilitas digital di sekolah-sekolah akan menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan nasional. Ia menilai komitmen pemerintah untuk transformasi digital harus diikuti langkah konkret di lapangan, terutama untuk sekolah-sekolah yang selama ini belum tersentuh bantuan sarana modern.

“Masih banyak sekolah yang tidak dapat papan interaktif digital. Fasilitas yang ada sekarang itu tidak memadai untuk mendukung pembelajaran,” ujar Himmatul dalam agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR ke Balai Guru dan Tenaga Pendidikan (BGTK), Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (19/11/2025).

Lebih lanjut, dirinya menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana pemenuhan perangkat digital untuk sekolah secara bertahap. Menurutnya, janji tersebut penting untuk segera direalisasikan agar kesenjangan kualitas layanan pendidikan dapat dikurangi. 

“Ini ucapan seorang Presiden. Seharusnya tidak hanya menjadi rencana. Tentu ada perhitungan anggaran, tetapi harus ada kepastian agar sekolah tidak tertinggal,” katanya.

Selain soal sarana, ia mengkritisi aturan pendidikan yang kini masih memisahkan sejumlah unit pendidikan berbasis kekhususan, termasuk lembaga keagamaan, sehingga membuat pemenuhan fasilitas teknologi menjadi tidak merata. “Aturannya (pendidikan lama) masih seperti itu, apalagi kita sedang menuju penyempurnaan sistem (melalui revisi UU Sisdiknas). Banyak sekolah yang posisinya terpisah dan tidak punya akses kuat terhadap fasilitas pendidikan memadai,” ujarnya.

Komisi X DPR, lanjut Himmatul, mendorong agar sleuruh pemerintah memperkuat pemerataan fasilitas sekaligus menyeimbangkan kebutuhan pendidikan umum dan pendidikan keagamaan. Menurutnya, keduanya tidak boleh dipisahkan dalam kerangka peningkatan mutu layanan pendidikan nasional.

“Kita tidak bicara membedakan fasilitasnya, tetapi bagaimana kebutuhan pendidikan bisa dipenuhi untuk semua. Kepentingan keagamaan dan kepentingan pendidikannya harus dibahas bersama,” tegasnya.

Maka dari itu, Himmatul juga memastikan pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) terbuka untuk masukan luas dari masyarakat, guru, organisasi pendidikan, serta pemerintah daerah. “Masukan dari Bapak-Ibu semua masih sangat dibutuhkan. Bisa disampaikan langsung, tertulis, atau lewat kanal resmi Komisi X,” ujarnya.

Menutup pernyataan, Himmatul berharap percepatan pemerataan fasilitas digital, penyempurnaan regulasi, dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik menjadi fondasi kuat bagi transformasi pendidikan nasional. “Dengan pembangunan sistem yang baru, mudah-mudahan apa yang diharapkan Bapak-Ibu bisa terpenuhi. Kita ingin sistem pendidikan yang benar, yang meningkatkan kualitas sekolah di seluruh Indonesia,” pungkas Politisi Fraksi Partai Gerindra itu. 

DPR RI Himmatul Aliyah Komisi X Optimistis Pemerataan Sarana Digital Mampu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Wakil Ketua Komisi X DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Achmad Ru’yat Desak Audit Independen Magang Dokter, Soroti Keselamatan Peserta Didik

Juni 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?