Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

TKA Jadi Instrumen Penting Petakan Capaian Pendidikan Nasional Lebih Komprehensif

April 18, 2026

Selamatkan PTS Kecil, Fikri Faqih Dorong Transformasi Dana Operasional Perguruan Tinggi

April 18, 2026

Kecam Pembunuhan Tiga Tentara Indonesia di UNIFIL, BKSAP: Israel Negara Parasit!

April 18, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi IX Tekankan Standar K3 dan Penguatan SDM Nasional di Proyek Petrokimia LINE Cilegon
DPR

Komisi IX Tekankan Standar K3 dan Penguatan SDM Nasional di Proyek Petrokimia LINE Cilegon

RedaksiBy RedaksiNovember 15, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menegaskan pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam proyek pembangunan Lotte Chemical Indonesia New Ethylene (LINE Project) di Cilegon, Banten. Mengingat industri petrokimia memiliki risiko tinggi, ia meminta agar seluruh proses konstruksi dan operasional proyek berpedoman pada protokol keselamatan bertaraf internasional.

“Protokol keselamatan bukan sekadar formalitas,” tegas Yahya dalam keterangan tertulis kepada koranmerdeka.co, di Jakarta, Minggu (15/11/2025). 

Menurutnya, keselamatan pekerja harus menjadi fondasi utama dalam setiap pembangunan industri berskala besar, terlebih LINE Project merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang melibatkan puluhan ribu tenaga kerja.

Sebagai pimpinan komisi yang membidangi ketenagakerjaan, Yahya memandang pembangunan kompleks petrokimia tersebut harus dibarengi dengan strategi jangka panjang pengembangan sumber daya manusia (SDM) nasional. Ia meminta PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) untuk bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta lembaga pendidikan vokasi menyiapkan program pelatihan dan sertifikasi terintegrasi sesuai kebutuhan industri petrokimia modern.

“Proyek ini adalah momentum untuk mengakselerasi program vokasi industri. Harus ada mekanisme transfer keahlian nyata dari tenaga ahli asing kepada tenaga kerja lokal. Dengan begitu, proyek ini akan meninggalkan warisan kompetensi, bukan sekadar infrastruktur,” papar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Dalam konteks itu, Yahya menekankan perlunya melibatkan politeknik dan kampus vokasi di sekitar Banten, seperti Politeknik Krakatau, agar pelatihan tenaga kerja menciptakan kemandirian teknologi nasional dan mengurangi ketergantungan pada tenaga ahli dari luar negeri.

Lebih jauh, ia juga mengingatkan bahwa perlindungan pekerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap fase proyek. Pemerintah dan manajemen proyek, kata Yahya, wajib memastikan pemenuhan hak-hak dasar ketenagakerjaan, mulai dari upah layak, jaminan sosial, hingga lingkungan kerja yang aman dan sehat.

“Kami akan memastikan bahwa setiap pekerja yang berkontribusi pada proyek besar ini tidak hanya dihargai secara ekonomi, tetapi juga dilindungi secara hukum dan sosial. Pembangunan ekonomi harus selalu sejalan dengan pembangunan manusia,” ujarnya.

Yahya juga menegaskan bahwa kontraktor dan subkontraktor yang terlibat dalam proyek LINE harus tunduk pada seluruh regulasi ketenagakerjaan Indonesia, termasuk kepatuhan terhadap sistem pengupahan, perlindungan pekerja kontrak, dan penerapan jam kerja yang manusiawi.

Menurutnya, LINE Project harus menjadi contoh bagaimana investasi industri besar dapat menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat sekitar, terutama para pekerja dan keluarganya.

“Koordinasi antara Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Perindustrian, dan pemerintah daerah Banten harus diperkuat agar dampak sosial dan ekonomi proyek dapat dimaksimalkan,” tutup Yahya.

DPR RI Komisi IX Tekankan Standar K3 dan Penguatan SDM Nasional di Proyek Petrokimia LINE Cilegon Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

TKA Jadi Instrumen Penting Petakan Capaian Pendidikan Nasional Lebih Komprehensif

April 18, 2026

Selamatkan PTS Kecil, Fikri Faqih Dorong Transformasi Dana Operasional Perguruan Tinggi

April 18, 2026

Kecam Pembunuhan Tiga Tentara Indonesia di UNIFIL, BKSAP: Israel Negara Parasit!

April 18, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

TKA Jadi Instrumen Penting Petakan Capaian Pendidikan Nasional Lebih Komprehensif

DPR April 18, 2026

Tes Kemampuan Akademik (TKA) dinilai menjadi suatu hal yang penting sebagai instrumen untuk memetakan capaian…

Selamatkan PTS Kecil, Fikri Faqih Dorong Transformasi Dana Operasional Perguruan Tinggi

April 18, 2026

Kecam Pembunuhan Tiga Tentara Indonesia di UNIFIL, BKSAP: Israel Negara Parasit!

April 18, 2026

Benahi Mutu Pendidikan, Tes Kemampuan Akademik Miliki Visi yang Baik

April 18, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?