Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Gamal Albinsaid Soroti Bonus Demografi dan Tantangan Gen Z di Dunia Kerja
DPR

Gamal Albinsaid Soroti Bonus Demografi dan Tantangan Gen Z di Dunia Kerja

RedaksiBy RedaksiSeptember 26, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI foto bersama dengan jajaran pimpinan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar di BBPVP Makassar, Sulawesi Selatan/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IX DPR RI, Gamal Albinsaid, menyoroti tantangan generasi muda, khususnya Gen Z, dalam menghadapi dunia kerja di tengah bonus demografi yang dialami Indonesia. Hal tersebut disampaikan Gamal saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/9/2025).

Menurut Gamal, bonus demografi sering dipandang sebagai peluang positif bagi bangsa, namun di sisi lain juga berpotensi menimbulkan persoalan serius apabila ketersediaan lapangan kerja tidak mampu menyerap suplai tenaga kerja. “Kalau suplai tenaga kerja lebih besar dari demand, akibatnya bisa memunculkan kesejahteraan yang minim, upah rendah, hingga meningkatnya angka pengangguran,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Gen Z memiliki karakteristik tersendiri yang perlu diantisipasi, baik oleh dunia usaha maupun lembaga pelatihan kerja. Berdasarkan sejumlah penelitian, sebagian besar pemberi kerja menilai Gen Z perlu bimbingan lebih banyak dibanding generasi lain. Bahkan, banyak di antara mereka cenderung memilih pekerjaan informal atau freelance. “Pertanyaannya, apa yang Balai Pelatihan lakukan untuk menyiapkan Gen Z agar tetap diterima di dunia kerja formal?” ujarnya.

Selain itu, Gamal juga menyoroti adanya kesenjangan antara pertumbuhan ekonomi dengan penciptaan lapangan kerja. “Dulu, pertumbuhan ekonomi 1 persen bisa membuka 600 ribu lapangan kerja. Sekarang, pertumbuhan 1 persen hanya mampu menciptakan sekitar 200 ribu lapangan kerja. Artinya, tantangan kita semakin berat,” ungkap Politisi Fraksi PKS tersebut. 

Ia menegaskan, dunia kerja saat ini menuntut tenaga kerja formal dengan keterampilan tinggi (high-skilled labor). Namun, Indonesia masih tertinggal dalam hal produktivitas dan keterampilan digital, sehingga kalah bersaing dengan negara lain. “Kita butuh pelatihan yang relevan dengan kebutuhan bisnis digital, seperti kecakapan AI, coding, dan keterampilan teknologi lainnya,” lanjut Gamal.

Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya fasilitas pelatihan yang nyaman dan adanya pendampingan jangka panjang bagi peserta pelatihan. “Anak-anak muda harus dibuat betah di balai pelatihan agar semangat mengikuti program. Jangan sampai pelatihan selesai tanpa ada tindak lanjut. Kita butuh sistem pendampingan agar kompetensi mereka benar-benar bisa terpakai di dunia kerja,” pungkasnya.

Anggota Komisi IX DPR RI DPR RI Gamal Albinsaid Gamal Albinsaid Soroti Bonus Demografi dan Tantangan Gen Z di Dunia Kerja
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?