Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Hari Kebangkitan Nasional 2025, Puan Singgung JAS MERAH: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah!
DPR

Hari Kebangkitan Nasional 2025, Puan Singgung JAS MERAH: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah!

RedaksiBy RedaksiMei 20, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua DPR RI Puan Maharani/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2025 sebagai momentum refleksi atas arah perjuangan Indonesia saat ini. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya membangkitkan semangat kebangsaan secara nyata di tengah tantangan zaman, bukan sekadar hanya sekadar seremonial tanggal 20 Mei setiap tahunnya.

“Kita patut mengenang semangat para pendiri bangsa yang memulai kebangkitan nasional dengan keberanian dan tekad besar. Namun hari ini, kebangkitan itu harus dimaknai sebagai keberanian kolektif untuk membenahi hal-hal mendasar yang masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” kata Puan, Selasa (20/5/2025).

Seperti diketahui, Kebangkitan Nasional didorong oleh terbentuknya organisasi Budi Utmo pada 20 Mei 1908 gagasan Dr Sutomo dan para mahasiswa STOVIA (sekolah kedokteran untuk pribumi). Dr Sutomo dan teman-temannya berniat mendirikan organisasi yang bergerak di bidang sosial, ekonomi, dan budaya.

Gagasan tersebut muncul setelah mereka melihat kondisi bangsa Indonesia yang saat itu sangat memprihatinkan akibat kolonialisme Belanda. Dr Sutomo bersama para pelajar STOVIA mendirikan Budi Utomo demi mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa lainnya.

Tonggak sejarah bangsa Indonesia berikutnya adalah Sumpah Pemuda yang diucapkan saat Kongres Pemuda Il di Jakarta pada 28 Oktober 1928 sebagai ikrar yang diucapkan para pemuda Indonesia untuk menggapai cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Para pemuda saat itu mengakui bahwa tanah air mereka satu yakni tanah air Indonesia. Mereka menegaskan bahwa bangsa mereka satu yaitu bangsa Indonesia. Dan mereka menjunjung tinggi satu bahasa persatuan bahasa Indonesia.

Peristiwa terakhir yang menjadi tonggak sejarah Indonesia adalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Naskah Proklamasi dibacakan oleh Proklamator sekaligus Presiden pertama Indonesia, Sukarno pada 17 Agustus 1945, di kediamannya, di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.

Puan pun mengingatkan sejarah panjang Indonesia ini tak boleh dilupakan. “Menjadi tugas kita bersama untuk mengenang perjalanan bangsa meski zaman terus berubah. Kalaupun ada pil pahit dalam sejarah, itu bagian dari berdirinya Indonesia yang tidak boleh dilupakan,” ucap cucu Bung Karno tersebut.

Puan lalu mengutip semboyan yang disampaikan Bung Karno sebagai upaya mengingatkan bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah perjuangan kemerdekaan dan jasa para pahlawan dan pendiri bangsa.

“JAS MERAH: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah! Ini penting agar generasi muda tidak salah memaknai sejarah bangsanya sendiri,” tegas Puan.

“Sejarah adalah cermin perjalanan bangsa yang membentuk identitas kita, dan hanya dengan memahami dan menghargainya, kita dapat melangkah maju dengan bijaksana,” sambung perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Lebih lanjut, Puan menyoroti sejumlah tantangan nyata yang dihadapi Indonesia, seperti ketimpangan sosial, belum meratanya kualitas pendidikan, serta rendahnya kepercayaan publik terhadap institusi negara. Menurutnya, semangat kebangkitan nasional bisa dijalankan dengan memperjuangkan nilai-nilai keadilan, transparansi, dan keberpihakan terhadap rakyat kecil.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap kesenjangan yang masih dirasakan banyak saudara kita di pelosok negeri. Pertumbuhan harus dirasakan secara merata, bukan hanya tercermin dalam angka-angka. Demokrasi harus menjangkau semua lapisan masyarakat, bukan hanya menjadi milik segelintir kelompok,” papar Puan.

Mantan Menko PMK itu juga menegaskan DPR RI akan turut menjadi bagian dari semangat kebangkitan ini. Puan menyebut DPR terus membuka ruang kritik dan aspirasi dari masyarakat.

“Karena fungsi perwakilan tidak bisa dijalankan tanpa mendengar langsung suara rakyat. DPR terus berusaha menjadi institusi yang mencerminkan harapan publik,” ujarnya.

Di peringatan hari Kebangkitan Nasional ini, Puan pun mengajak seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda, untuk menjadikan semangat kebangkitan nasional sebagai pijakan untuk terus bergerak maju.

“Bangkit berarti berani memperbaiki, bersedia mendengar, dan terus belajar untuk menjadi bangsa yang lebih dewasa dan berdaya saing. Inilah semangat kebangkitan nasional yang relevan untuk masa kini dan masa depan,” tutup Puan. 

DPR RI Ketua DPR RI Puan Maharani Puan Singgung JAS MERAH: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah!
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?