Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

Oktober 22, 2026

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Serap Masukan Akademisi UI, BKSAP Suarakan Reformasi Internal Persiapan Hadiri Sidang IPU PBB
DPR

Serap Masukan Akademisi UI, BKSAP Suarakan Reformasi Internal Persiapan Hadiri Sidang IPU PBB

RedaksiBy RedaksiSeptember 25, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Delegasi BKSAP yang dipimpin oleh Wakil Ketua BKSAP DPR RI Bramantyo Suwondo, saat melakukan kunjungan kerja ke UI, Depok, Jawa Barat/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menyerap berbagai masukan dari sivitas akademika Universitas Indonesia (UI) terkait agenda reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Masukan tersebut menjadi bagian dari upaya BKSAP memperkuat diplomasi parlemen Indonesia dalam menghadapi berbagai isu global.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Bramantyo Suwondo mengatakan, BKSAP hadir di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI untuk berdialog dengan sivitas akademika, khususnya dari bidang Hubungan Internasional dan Hukum.

“Kita banyak sekali mendapatkan masukan dari pakar-pakar yang sangat luar biasa, kita mendapatkan masukan yang berbagai macam perspektif bagaimana kita menyikapi reformasi PBB ini, mau dari yang normatif sampai yang terobosan terbaru,” ujar Bramantyo kepada koranmerdeka.co usai pertemuan di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, dialog tersebut menjadi relevan mengingat dalam waktu dekat BKSAP akan menghadiri Sidang ke-153 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Arusha, Tanzania, pada 5–9 Oktober 2026. Dalam rangkaian agenda IPU tersebut terdapat pembahasan mengenai UN Affairs, termasuk isu peninjauan Piagam PBB.

Bramantyo menegaskan, keterlibatan sivitas akademika dalam pembahasan isu global merupakan bagian dari upaya menghadirkan diplomasi parlemen yang tidak hanya berlangsung di tingkat elite, tetapi juga mendengarkan perspektif masyarakat.

“Badan Kerja Sama Antar-Parlemen atau Diplomasi Parlemen ini mencoba mendengarkan masukan dari publik, dari masyarakat dan juga sivitas akademika. Dengan begitu, diplomasi bukanlah hanya suatu diplomat atau diplomasi ataupun pekerjaan yang di awang-awang ataupun terkesan elit, tetapi merupakan kinerja-kinerja yang hasil dari ground up ataupun dari masyarakat menuju ke panggung dunia,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah gagasan yang disampaikan dalam dialog tersebut masih akan dikaji untuk melihat gagasan mana yang dapat ditindaklanjuti.

“Jadi tadi ada beberapa masukan yang perlunya perlu kita kaji lagi dan kita memberikan apakah mana yang lebih viable untuk bisa teruskan,” kata Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Lebih lanjut, Bramantyo menilai salah satu poin penting yang muncul dalam diskusi adalah perlunya konsistensi dalam menyuarakan reformasi sistem internasional menuju tatanan yang lebih adil dan berkeadaban. Menurutnya, proses reformasi PBB dapat membutuhkan waktu panjang, namun gagasan untuk mendorong perubahan tetap perlu disuarakan.

“Inti dari salah satu poin yang diangkat adalah bagaimana walaupun proses reformasi PBB ini membutuhkan waktu yang panjang, mungkin 20 tahun atau 30 tahun, tapi semangat untuk menyuarakan reformasi internasional itu untuk lebih adil, lebih beradaban dan juga memberikan ruang yang sama untuk berbagai macam negara tidak hanya negara-negara besar itu terus harus perlu disuarakan,” tuturnya.

Bramantyo menegaskan, Indonesia perlu konsisten membawa prinsip tersebut dalam diplomasi parlemen, termasuk dalam pembahasan reformasi PBB di forum internasional.

“Menurut saya itu adalah salah satu poin yang harus kita bawa bahwa Indonesia harus konsisten menciptakan dunia yang adil, dunia yang berkeadaban dan juga memiliki dunia yang kondisinya damai,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Sidang ke-153 IPU akan berlangsung di Arusha, Tanzania, pada 5–9 Oktober 2026. IPU menyebut agenda sidang tersebut akan mempertemukan para anggota parlemen dari berbagai negara dan mencakup pertemuan seluruh badan PBB, termasuk Standing Committee on United Nations Affairs.

BKSAP Suarakan Reformasi Internal Persiapan Hadiri Sidang IPU PBB Bramantyo Suwondo DPR RI Wakil Ketua BKSAP DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

Oktober 22, 2026

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

DPR Oktober 22, 2026

Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertindak tegas terhadap dokter yang…

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Pengendalian Karhutla

Oktober 22, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?