Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Usman Husin: Pelaku Karhutla Harus Ditindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

Oktober 25, 2026

UU Peradilan Militer Harus Direvisi, Komisi I: Pihak TNI Tunduk Putusan MK

Oktober 24, 2026

BKSAP Soal Konser Andrea Bocelli: Sensitivitas terhadap Palestina Harus Jadi Pertimbangan

Oktober 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Yanuar Arif Wibowo: Bilik Keluarga Perlu Dioptimalkan untuk Dukung Pembinaan Warga Binaan
DPR

Yanuar Arif Wibowo: Bilik Keluarga Perlu Dioptimalkan untuk Dukung Pembinaan Warga Binaan

RedaksiBy RedaksiSeptember 24, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo bersama Anggota DPR dalam kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI ke Lapas Perempuan kelas IIA di Kota Tangerang, Banten/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti optimalisasi fungsi bilik keluarga di lembaga pemasyarakatan (lapas) sebagai salah satu sarana pemenuhan hak-hak keluarga warga binaan. Menurutnya, keberadaan bilik keluarga perlu dikelola secara jelas agar dapat mendukung pembinaan sekaligus proses reintegrasi sosial warga binaan.

Ia mengatakan, pembinaan warga binaan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan keterampilan, tetapi juga perlu memperhatikan berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk hubungan dengan keluarga dan kebutuhan biologis selama menjalani masa pidana.

“Ketika kita punya fungsi pembinaan, tentu semua permasalahan yang ada terkait warga binaan kita ini harus kita cermati. Tidak cukup pembinaan itu hanya disuruh nanam sayur, disuruh latihan nari, dan seterusnya,” ujar Yanuar saat mengikuti Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI ke Lapas Perempuan kelas IIA di Kota Tangerang, Rabu (23/9/2026).

Apalagi, nilainya, pemenuhan kebutuhan warga binaan perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk aspek rohani, spiritual, kesehatan, serta hubungan dengan pasangan dan keluarga. Karena itu, dirinya menekankan keberadaan bilik keluarga perlu tata kelola yang mampu menjawab kebutuhan tersebut secara aman dan terukur.

Yanuar juga mengungkapkan adanya informasi mengenai praktik pemenuhan kebutuhan seksual warga binaan yang berlangsung secara informal di lingkungan lapas. Menurutnya, persoalan tersebut perlu dibahas secara terbuka agar tidak berlangsung tanpa mekanisme dan standar kesehatan yang jelas.

“Ini berjalan kok, entah pakai ruang Kalapas, entah pakai ruang apa di wilayah lembaga pemasyarakatan, tapi kan enggak ada yang berani speak up. Ini terjadi kok, nah kita ini ingin angkat, munculkan di permukaan, kita atur,” katanya.

Tidak hanya itu saja, ia turut menyinggung perlunya ruang khusus yang dapat digunakan warga binaan bersama pasangan sahnya, yang dalam pembahasan publik kerap disebut sebagai “bilik asmara”. Hal tersebut bukan semata persoalan kebutuhan seksual, tetapi berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental serta keberlanjutan hubungan keluarga.

“Ini bukan soal tabu, tapi bagaimana kita membuat seluruh warga binaan kita ini sehat, bukan hanya fisik, tapi mental dan orientasi seksualnya, itu harus sehat,” ujarnya.

Terakhir, Politisi fraksi PKS ini menyoroti aspek kesehatan dalam praktik pemenuhan kebutuhan seksual warga binaan. Ia menyebut adanya informasi mengenai penggunaan alat bantu seksual secara bergantian tanpa proses sterilisasi yang memadai. Karena itu, menurutnya, aspek kesehatan harus menjadi bagian penting dalam pengelolaan fasilitas dan pelayanan bagi warga binaan.

Oleh karena itu, Yanuar meminta jajaran pemasyarakatan menyampaikan kebutuhan regulasi apabila masih terdapat aspek yang belum memiliki aturan yang jelas. Menurutnya, pengelolaan bilik keluarga perlu ditempatkan dalam kerangka pemenuhan hak keluarga dan mendukung kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat. 

Anggota Komisi XIII DPR RI DPR RI Yanuar Arif Wibowo Yanuar Arif Wibowo: Bilik Keluarga Perlu Dioptimalkan untuk Dukung Pembinaan Warga Binaan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Usman Husin: Pelaku Karhutla Harus Ditindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

Oktober 25, 2026

UU Peradilan Militer Harus Direvisi, Komisi I: Pihak TNI Tunduk Putusan MK

Oktober 24, 2026

BKSAP Soal Konser Andrea Bocelli: Sensitivitas terhadap Palestina Harus Jadi Pertimbangan

Oktober 24, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Usman Husin: Pelaku Karhutla Harus Ditindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

DPR Oktober 25, 2026

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, mendukung langkah Polri menetapkan tersangka dalam kasus kebakaran…

UU Peradilan Militer Harus Direvisi, Komisi I: Pihak TNI Tunduk Putusan MK

Oktober 24, 2026

BKSAP Soal Konser Andrea Bocelli: Sensitivitas terhadap Palestina Harus Jadi Pertimbangan

Oktober 24, 2026

Rokhmat Ardiyan Dorong Perbaikan Tata Kelola Lingkungan untuk Cegah Bencana Berulang

Oktober 24, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?