Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih berkomitmen mengawal aspirasi Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Tegal terkait peningkatan fasilitas pembelajaran dan kesejahteraan tutor. Menurutnya, penguatan PKBM menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tegal.
Komitmen tersebut disampaikan Fikri saat menerima audiensi Forum PKBM Kabupaten Tegal dalam kegiatan reses DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026.
“PKBM mengambil peran vital melalui pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, pendidikan keaksaraan, hingga pelatihan kecakapan hidup (life skills) untuk pemberdayaan masyarakat,” ujar Fikri dalam keterangan tertulis yang diterima koranmerdeka.co di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Legislator Fraksi PKS itu menjelaskan, keberadaan 24 PKBM di Kabupaten Tegal memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat dan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan data tahun 2025, IPM Kabupaten Tegal tercatat sebesar 72,36 atau berada di peringkat ke-28 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Dalam audiensi tersebut, Forum PKBM Kabupaten Tegal menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, rendahnya kesejahteraan tutor akibat terbatasnya pemanfaatan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), serta belum meratanya dukungan teknologi untuk menunjang digitalisasi pembelajaran, Tes Kompetensi Akademik (TKA), dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
“Kami sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Saat ini kegiatan pembelajaran masih menempati gedung sekolah dasar maupun sekolah swasta di wilayah Kabupaten Tegal,” ujar Ketua Forum PKBM Kabupaten Tegal, Fatkhuri.
Menanggapi aspirasi tersebut, Fikri menyatakan siap mengawal kebutuhan PKBM ke tingkat pusat. Ia meminta Forum PKBM Kabupaten Tegal segera menyusun surat permohonan yang memuat rincian kebutuhan prioritas agar dapat diteruskan kepada kementerian terkait, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Politisi Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu juga mendorong Forum PKBM Kabupaten Tegal memperluas kolaborasi dengan PKBM di berbagai daerah guna memperkuat posisi tawar dalam memperjuangkan kebijakan pendidikan nonformal di tingkat nasional.
“Kolaborasi antardaerah akan memperkuat posisi tawar PKBM dalam menyuarakan kebutuhan dan kebijakan pendidikan nonformal di tingkat nasional,” pungkas Fikri.


