Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rieke Diah Pitaloka Dorong Kejelasan Pertanggungjawaban Hukum bagi Student Pilot

Agustus 7, 2026

Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Momentum Evaluasi Penegakan Hukum

Agustus 7, 2026

Fikri Dorong Penguatan PKBM sebagai Pilar Peningkatan SDM Kabupaten Tegal

Agustus 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Hari Kartini 2026, Puan: Perempuan Bukan Objek Tapi Subjek Aktif Perjalanan RI
DPR

Hari Kartini 2026, Puan: Perempuan Bukan Objek Tapi Subjek Aktif Perjalanan RI

RedaksiBy RedaksiApril 21, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua DPR RI, Puan Maharani/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua DPR RI Puan Maharani berbicara soal peran perempuan dalam peringatan Hari Kartini tahun 2026. Ia menegaskan, perempuan memiliki peran penting dalam menentukan perjalanan bangsa Indonesia. 


“Perempuan Indonesia sudah tidak perlu membuktikan bahwa mereka mampu. Pertanyaan hari ini bukan lagi ‘apakah’, melainkan ‘seberapa jauh’ dan ‘dengan sistem seperti apa’. Di sinilah momentum Hari Kartini menjadi relevan,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2026).


Di momen Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April ini, Puan mengajak masyarakat untuk merefleksikan perjuangan para tokoh bangsa perempuan. “Dengan perayaan Hari Kartini, kita mengenang perjuangan para perempuan-perempuan hebat dalam sejarah bangsa Indonesia, yang sejak dulu mereka sudah yakin bahwa perempuan adalah bagian tidak terpisahkan dalam usaha untuk memajukan bangsa,” tuturnya.
 

“Di Hari Kartini, kita menegaskan kembali bahwa perempuan bukanlah objek, tapi subjek aktif yang ikut menentukan cerita perjalanan Republik Indonesia,” imbuh Puan.


Mantan Menko PMK tersebut mengajak semua pihak untuk menegaskan kembali peran perempuan bagi kemajuan bangsa dan negara. Menurut Puan, menyertakan perempuan dalam proses pembangunan bukanlah sekedar kebijakan afirmatif. 


“Menyertakan perempuan merupakan kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia dan pilihan yang benar untuk menguatkan daya dari bangsa Indonesia itu sendiri,” tambahnya.
 

Lebih lanjut, Puan menyinggung mengenai perempuan yang memiliki kebutuhan dan pengalaman hidup berbeda dari laki-laki. “Pengalaman hidup unik dari perempuan telah menempatkan kita seperti sinonim dengan istilah ‘Merawat Kehidupan’. Namun kita jangan sampai me-reduksi makna dari kata ‘merawat’ menjadi persoalan domestik semata yang seperti tidak memiliki hubungan dengan kemajuan bangsa,” papar Puan.


Dalam konteks perempuan merawat kehidupan Indonesia, kata Puan, maka sumbangsih dan kepemimpinan perempuan Indonesia dalam berbagai bidang sudah tidak perlu diragukan lagi. “Apa yang kita perlu lakukan sekarang adalah kita harus bersama-sama memastikan bahwa keunikan pengalaman hidup perempuan akan terus dihadirkan dalam berbagai proses pengambilan keputusan yang akan menentukan perubahan-perubahan positif dalam perjalanan kemajuan bangsa ini,” terangnya.


Puan menilai, perempuan bukan hanya perlu duduk di ruangan pengambil keputusan. Ia menegaskan, perempuan juga harus ikut merancang ruangan itu sendiri. “Perempuan harus ikut merancang ruangan-ruangan pengambilan keputusan untuk memastikan bahwa di dalam pembangunan Indonesia, perspektif perempuan yang jumlahnya sekitar setengah dari jumlah penduduk Indonesia harus dipertimbangkan,” jelas Puan.


Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu kemudian menyinggung mengenai perjuangan RA Kartini terdahulu. Berkat perjuangan RA Kartini, Puan menilai saat ini sudah banyak perempuan yang membawa perubahan.


“Kartini tidak menunggu sistemnya sempurna untuk mulai menulis. Ia menulis, dan sistemnya berubah. Perempuan-perempuan Indonesia hari ini tidak sedang menunggu. Mereka sudah memimpin, sudah merawat, sudah mengubah,” ungkapnya.
 


Puan menyatakan perempuan harus memastikan bahwa dalam pembangunan Indonesia, tidak ada yang ditinggal. “Bahwa ketika kita maju maka kita maju bersama-sama. Bahwa ketika kita terbang maka kita terbang bersama-sama,” sebut Puan.


“Karena bangsa yang ingin terbang tinggi membutuhkan kedua sayapnya yaitu perempuan dan laki-laki untuk dapat bekerja penuh,” lanjut cucu Bung Karno itu.


Puan memandang, selama satu sayap belum diberi ruang untuk mengembang sepenuhnya, maka tidak akan pernah diketahui seberapa tinggi Indonesia sesungguhnya bisa terbang.


Untuk itu, Puan mengingatkan agar perempuan bisa menegaskan bahwa perempuan mampu merawat dengan penuh daya. Dengan begitu kehidupan dapat bergerak maju. “Ketika perempuan memimpin dengan penuh ilmu dan kepekaan, maka perubahan menjadi tidak ter-elakkan dan Indonesia akan terbang setinggi-tingginya,” ujar Puan.


“Selamat memperingati Hari Kartini tahun 2026 untuk seluruh perempuan hebat Indonesia. Mari terbang tinggi untuk membawa Indonesia semakin lebih maju,” tutupnya.

DPR RI Ketua DPR RI Puan Maharani Puan: Perempuan Bukan Objek Tapi Subjek Aktif Perjalanan RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Rieke Diah Pitaloka Dorong Kejelasan Pertanggungjawaban Hukum bagi Student Pilot

Agustus 7, 2026

Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Momentum Evaluasi Penegakan Hukum

Agustus 7, 2026

Fikri Dorong Penguatan PKBM sebagai Pilar Peningkatan SDM Kabupaten Tegal

Agustus 7, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Rieke Diah Pitaloka Dorong Kejelasan Pertanggungjawaban Hukum bagi Student Pilot

DPR Agustus 7, 2026

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendorong pemerintah memperjelas pembagian tanggung jawab hukum…

Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Momentum Evaluasi Penegakan Hukum

Agustus 7, 2026

Fikri Dorong Penguatan PKBM sebagai Pilar Peningkatan SDM Kabupaten Tegal

Agustus 7, 2026

Garut Butuh Ide Besar untuk Mendorong Pemasaran Potensi Lokal ke Dunia Internasional

Agustus 7, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?