Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Banyak Infrastruktur Pendidikan Islam dalam Kondisi Memprihatinkan, Kemenag-Baznas Harus Berkolaborasi Nyata
DPR

Banyak Infrastruktur Pendidikan Islam dalam Kondisi Memprihatinkan, Kemenag-Baznas Harus Berkolaborasi Nyata

RedaksiBy RedaksiApril 11, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VIII DPR RI, Lale Syifaun Nufus Dalam kunjungan kerja Komisi VIII ke Pondok Pesantren Syeikh Zainuddin Nahdlatul Wathan, Lombok Timur di Provinsi NTB/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kondisi infrastruktur pendidikan Islam di banyak daerah sangat memprihatinkan. Dalam kunjungan kerja Komisi VIII ke Pondok Pesantren Syeikh Zainuddin Nahdlatul Wathan, Lombok Timur, Anggota Komisi VIII DPR RI, Lale Syifaun Nufus, menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam.

İs menilai, secara umum, masih banyaknya madrasah usia tua yang kondisinya sudah tidak layak namun masih terus digunakan untuk proses belajar mengajar.

Lale menegaskan bahwa semangat santri yang luar biasa dalam menuntut ilmu harus dibarengi dengan fasilitas yang manusiawi. Ia pun mengajak seluruh mitra kerja Komisi VIII, khususnya Kementerian Agama dan Baznas Pusat, untuk berkolaborasi nyata di lapangan.

“Saya ingin menekankan kepada mitra-mitra Komisi VIII, mari kita bekerja sama membangun dan memperbaiki madrasah-madrasah yang sekiranya perlu diperbaiki. Sungguh luar biasa, ada madrasah yang cukup tua dan sebenarnya sudah tidak layak ditempati,” ujar Lale kepada koranmerdeka.co dengan nada prihatin di Provinsi NTB, Jumat (10/4/2026).

Selain masalah infrastruktur, Lale juga menyoroti pentingnya akses bantuan finansial bagi para santri. Ia menceritakan pengalamannya saat menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang disambut dengan antusiasme tinggi karena selama ini akses bantuan tersebut sangat terbatas bagi mereka.

Berdasarkan penuturannya, para santri bercerita bahwa sebelumnya dalam satu lembaga terkadang hanya satu hingga empat orang saja yang mendapatkan bantuan tersebut. Melalui advokasi yang dilakukannya, jumlah penerima bantuan bisa ditingkatkan secara signifikan, mulai dari puluhan hingga ratusan santri per lembaga.

“Mereka sangat merasa bahwa sekarang saatnya mereka memiliki wakil di DPR RI. Kata-kata itu membuat saya terenyuh. Inilah mengapa saya sangat mengharapkan mitra-mitra kami untuk bersama-sama menyejahterakan madrasah, guru, dan santrinya,” tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Kehadiran perwakilan Kementerian Agama dan Baznas Pusat dalam kunjungan tersebut diharapkan Lale bukan sekadar formalitas, melainkan awal dari aksi nyata. Ia menekankan bahwa kesejahteraan dunia pendidikan Islam tidak bisa dicapai secara parsial, melainkan butuh komitmen kolektif antara legislatif dan eksekutif.

“Mari kita bersama-sama membantu madrasah dan santrinya. Dukungan ini adalah bentuk kehadiran negara untuk institusi yang selama ini menjadi pilar akhlak generasi bangsa,” pungkasnya.

Kunjungan ini menjadi momentum bagi para santri di Lombok Timur untuk menyuarakan harapan mereka, sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah pusat akan urgensi pemerataan bantuan dan perbaikan fasilitas pendidikan agama di daerah.

Anggota Komisi VIII DPR RI Banyak Infrastruktur Pendidikan Islam dalam Kondisi Memprihatinkan DPR RI Lale Syifaun Nufus
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?