Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Rapat Persiapan Haji 2026, Selly Andriany Soroti Isu Pembayaran BPIH Hingga Kesehatan Jemaah
DPR

Rapat Persiapan Haji 2026, Selly Andriany Soroti Isu Pembayaran BPIH Hingga Kesehatan Jemaah

RedaksiBy RedaksiJanuari 22, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, menyoroti sejumlah isu krusial dalam pengelolaan keuangan haji dan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Selly mengawali dengan mengapresiasi paparan kinerja keuangan BPKH periode Januari–Desember 2025. Namun, ia menegaskan, prinsip kehati-hatian tetap harus menjadi pegangan utama karena dana yang dikelola merupakan amanah jutaan jemaah.

“Ini bukan uang kecil, ini uang jemaah yang diamanahkan kepada Bapak-Bapak,” tegas Selly dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026)

Ia menyinggung pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 tentang Pengelolaan Keuangan Haji yang sedang berjalan di DPR, termasuk evaluasi struktur kelembagaan BPKH dan Dewan Pengawas. Menurutnya, ada pernyataan BPKH yang perlu dikritisi, terutama terkait jadwal pembayaran BPIH yang menggunakan tiga mata uang: dolar AS, riyal Saudi, dan rupiah.

Selly mengingatkan bahwa nilai tukar dolar yang semula ditetapkan di kisaran Rp16.500 kini hampir menyentuh Rp17.000. Karena itu, ia mempertanyakan kesiapan cadangan dolar yang dimiliki BPKH.

“Apakah BPKH sudah punya cadangan dolar? Karena kalau kita mau beli di situasi sekarang tentu agak berat,” ujarnya.

Ia menekankan, pembayaran dalam dolar pada tahap-tahap tertentu, seperti 4 Mei, 3 Juni, dan 13 Juni, bukanlah jumlah kecil. Karena itu, DPR harus mengingatkan BPKH agar tidak terjadi kekurangan dana akibat salah perhitungan.

Selain itu, Selly menyoroti kepemilikan saham BPKH di Bank Muamalat yang disebutnya mencapai lebih dari 80 persen. Ia meminta ada langkah serius untuk menyelamatkan aset tersebut, mengingat ada dana jemaah yang juga disimpan di sana.

“Kami sudah berkali-kali minta rapat kerja khusus soal ini. Bagaimana menyelamatkan saham dan dana jemaah yang ada di Bank Muamalat,” katanya.

Terkait persiapan haji, Selly menilai penyelenggaraan ibadah haji bukan kegiatan singkat, melainkan proses panjang sekitar 42 hari yang keberhasilannya sangat ditentukan oleh penyelenggara, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Ia mengapresiasi strategi yang disampaikan Kementerian Haji dan Umrah, namun menilai masih kurang penjelasan soal mitigasi risiko atau langkah antisipasi jika terjadi masalah besar.

“Kita belum mendengar post-mortem atau antisipasi kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, baik di dalam maupun di luar negeri,” ujarnya.

Selly juga menyoroti daerah-daerah yang tingkat pelunasannya masih di bawah 100 persen, seperti Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Ia mempertanyakan apakah kuota cadangan yang semula 40 persen akan ditambah menjadi 50 persen agar tidak diambil oleh daerah lain.

Selain itu, ia menyinggung persoalan istitha’ah kesehatan jemaah yang masih bermasalah menjelang batas akhir pelunasan tahap ketiga pada 23 Januari. Ia meminta kejelasan langkah Kementerian Haji dan Umrah untuk mengejar ketertinggalan serta menerapkan mekanisme reward and punishment kepada pemerintah daerah yang tidak kooperatif.

“Jangan seolah-olah semua baik-baik saja, padahal di bawah tidak baik-baik saja,” tegasnya.

Selly juga menyinggung soal pembimbing ibadah haji. Ia mengapresiasi langkah Kementerian Haji yang akhirnya membuka porsi pembimbing ibadah haji setelah adanya kendala selama 18 tahun. Ke depan, ia mendorong adanya regulasi yang jelas terkait pembimbing ibadah haji yang bersertifikat.

Di akhir penyampaiannya, Selly menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan haji sangat bergantung pada kinerja BPKH.

“Uang kita adanya di Bapak. Kalau Bapak tidak bisa menyelenggarakan itu dengan baik, mohon maaf, harus dievaluasi,” tutupnya. 

Anggota Komisi VIII DPR RI DPR RI Selly Andriany Gantina Selly Andriany Soroti Isu Pembayaran BPIH Hingga Kesehatan Jemaah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?