Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Aspek Kebencanaan Jadi Pertimbangan Utama Pembangunan Kodam Baru di DIY
DPR

Aspek Kebencanaan Jadi Pertimbangan Utama Pembangunan Kodam Baru di DIY

RedaksiBy RedaksiDesember 14, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi I ke Yogyakarta, Provinsi DIY/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi I DPR RI menyoroti belum finalnya penetapan lokasi lahan untuk pembangunan Kodam baru di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Meski terdapat tujuh alternatif lahan yang ditawarkan, seluruh opsi tersebut masih harus melalui kajian mendalam terkait kelayakan dan risiko bencana sebelum bisa diputuskan.

“Memang kendala terbesar adalah karena pertimbangan ke depan di Yogyakarta ini kan wilayahnya relatif rawan kegempaan. Kalau untuk perkantoran sendiri saya kira tidak ada masalah karena bisa dibangun bangunan tahan gempa tapi untuk amunisi, gudang persenjataan dan sebagainya saya kira itu menjadi pertimbangan sendiri,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta kepada koranmerdeka.co usai memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi I ke Yogyakarta, Provinsi DIY, Jumat, (12/12/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa selain persoalan lahan, paparan Korem turut menjelaskan kesiapan personel, daya dukung, serta kebutuhan anggaran yang masih harus disesuaikan dengan perencanaan Mabes Angkatan Darat. Target pembentukan Kodam baru pada tahun 2026 dinilai membutuhkan percepatan keputusan terkait lokasi agar tahap berikutnya dapat terlaksana tepat waktu.

“Tadi juga dipaparkan kesiapan personel, persiapan daya dukung yang lain termasuk anggaran pikiran mudah-mudahan karena ini adalah pekerjaan dari Mabes Angkatan Darat mudah-mudahan ini nanti ada dukungan-dukungan dari Angkatan Darat. Rencananya tahun 2026, kodam baru itu sudah terbentuk,” tambah Politisi Fraksi PKS ini.

Dengan belum finalnya penentuan lahan, Komisi I meminta agar proses kajian dilakukan secara cermat agar lokasi yang dipilih benar-benar aman, strategis, serta sesuai standar lingkungan dan keamanan militer, khususnya terkait ancaman gempa dan penyimpanan amunisi.

Komisi IV DPR RI menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku susu yang masih mencapai 80 persen. Kondisi ini dinilai menjadi ancaman serius bagi kedaulatan dan ketahanan pangan nasional. Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Komisi IV ke peternakan PT Greenfields Indonesia di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (11/12/2025).

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyatakan bahwa isu ketahanan pangan harus dipandang secara lebih komprehensif, tidak hanya sebatas beras dan jagung. Menurutnya, susu merupakan sumber protein strategis yang justru belum mendapatkan perhatian memadai dari pemerintah.

“Fakta menunjukkan bahwa 80 persen kebutuhan bahan baku susu nasional masih dipenuhi melalui impor. Situasi ini diperburuk oleh wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menurunkan populasi sapi perah dalam negeri,” ujar Titiek kepada koranmerdeka.co di sela-sela kunjungan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, menambahkan bahwa kontribusi industri dalam negeri terhadap suplai susu masih relatif kecil. Sebagai contoh, PT Greenfields yang telah beroperasi sejak 1997 baru mampu menyediakan sekitar 14 persen kebutuhan nasional. Pasokan lainnya sebagian besar berasal dari produk impor dalam bentuk susu bubuk atau bahan baku, bukan susu segar.

“Harus ada intervensi kebijakan agar impor susu dapat dikurangi secara bertahap. Produk yang masuk ke Indonesia mayoritas berupa susu bubuk, sementara fresh milk produksi lokal sebenarnya memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut, Panggah menegaskan bahwa Komisi IV akan mengoptimalkan fungsi pengawasan untuk memastikan adanya langkah progresif dalam pengurangan impor. Tidak hanya itu, Komisi IV juga siap mengevaluasi regulasi yang dinilai menghambat investasi dan pengembangan industri persusuan nasional demi tercapainya kemandirian pangan. 

Aspek Kebencanaan Jadi Pertimbangan Utama Pembangunan Kodam Baru di DIY DPR RI Sukamta Wakil Ketua Komisi I DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

DPR April 16, 2026

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meraih penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 pada…

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026

Raih KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

April 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?