Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

RUU HPI Segera Mengisi Kekosongan Hukum

April 20, 2026

Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

April 20, 2026

Rikwanto Ingatkan Perampasan Aset Harus Berbasis Pembuktian dan Tak Sewenang-wenang

April 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»TKDN Rendah dan Regulasi Memberatkan, Komisi VII Minta Pemerintah Evaluasi Dukungan Industri MRO
DPR

TKDN Rendah dan Regulasi Memberatkan, Komisi VII Minta Pemerintah Evaluasi Dukungan Industri MRO

RedaksiBy RedaksiNovember 22, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim (kiri) saat meninjau PT Batam Aero Technic (BAT) di Kota Batam, Kepulauan Riau/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait hambatan dalam pengembangan industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) nasional, khususnya pada PT Batam Aero Technic (BAT). Salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah rendahnya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) komponen pesawat.

Menurut Chusnunia, TKDN pada sektor MRO saat ini baru mencapai sekitar 10 persen, sementara 90 persen komponen masih harus diimpor dari berbagai negara. Kondisi ini menyebabkan biaya perawatan tinggi dan membuat daya saing industri nasional tertekan.

“Begitu kita perdalam, impor pun berasal dari banyak negara. Perusahaan-perusahaan besar banyak berpusat di negara tetangga, sementara di Indonesia sangat sedikit. Efeknya tentu ke harga dan daya saing industri kita,” jelasnya, di Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (21/11/2025).

Ia menilai kondisi tersebut sebagai hambatan sekaligus peluang. Dengan kebutuhan komponen yang masih sangat besar, Chusnunia mendorong masuknya industri komponen pesawat ke dalam ekosistem industri nasional.

“Kita tadi mention bahwa dengan kebutuhan impor yang 90 persen, ini justru peluang. Industri seperti Danantara bisa masuk ke sektor cadang pesawat,” ujar Politisi Fraksi PKB ini.

Selain masalah TKDN, Chusnunia menyoroti regulasi tertentu yang dianggap membebani pelaku industri MRO. Menurutnya, perlu dilakukan dialog lebih mendalam dengan kementerian terkait agar regulasi dapat lebih adil dan tidak menjadi hambatan perkembangan industri.

“Kalau regulasi hanya mengejar penerimaan negara tanpa mempertimbangkan daya saing industri, ini bisa jadi beban dan justru mematikan industri itu sendiri,” tegasnya.

Ia menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh atas dampak kebijakan. Pelonggaran pada satu sisi, katanya, bisa menghasilkan peningkatan penerimaan di sektor lain jika industri berkembang lebih pesat.

Komisi XII menyatakan siap mendorong pemerintah untuk menata ulang kebijakan agar industri MRO nasional seperti PT BAT dapat tumbuh berkelanjutan, kompetitif, dan mampu mengurangi ketergantungan pada komponen impor.

Chusnunia Chalim DPR RI Komisi VII Minta Pemerintah Evaluasi Dukungan Industri MRO Wakil Ketua Komisi VII DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

RUU HPI Segera Mengisi Kekosongan Hukum

April 20, 2026

Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

April 20, 2026

Rikwanto Ingatkan Perampasan Aset Harus Berbasis Pembuktian dan Tak Sewenang-wenang

April 20, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

RUU HPI Segera Mengisi Kekosongan Hukum

DPR April 20, 2026

Rancangan Undang-Undang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) diproyeksikan segera bisa mengisi kekosongan hukum yang selama…

Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

April 20, 2026

Rikwanto Ingatkan Perampasan Aset Harus Berbasis Pembuktian dan Tak Sewenang-wenang

April 20, 2026

Komisi I: Solidaritas RI untuk Kuba Jadi Komitmen Bersama

April 20, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?