Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi VII Dorong Penguatan Daya Saing Industri Agro Nasional
DPR

Komisi VII Dorong Penguatan Daya Saing Industri Agro Nasional

RedaksiBy RedaksiNovember 12, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty dalam RDP di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi VII DPR RI mendorong penguatan daya saing industri nasional, khususnya sektor agro yang dinilai memiliki peranan strategis dalam perekonomian Indonesia. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ditjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Komisi VII DPR RI menyoroti sejumlah persoalan yang tengah dihadapi pelaku industri di tengah derasnya serbuan produk impor.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti kondisi industri nasional yang kini tengah menghadapi tekanan berat akibat membanjirnya produk impor di pasar dalam negeri. Menurutnya, pelaku industri lokal semakin kesulitan bersaing karena perbedaan harga yang signifikan dengan produk luar negeri. Situasi ini diperparah oleh kenaikan harga bahan baku yang menekan biaya produksi di berbagai sektor, terutama bagi industri kecil dan menengah yang tidak memiliki daya tawar kuat di pasar global.

“Sekarang kita sedang diserbu produk-produk impor dengan harga yang sulit bersaing. Banyak pelaku industri yang terdampak, terutama karena tingginya harga bahan baku dan masuknya produk impor, baik yang resmi maupun ilegal,” ujar Evita dalam RDP di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). 

Dalam RDP ini, kata Evita, Komisi VII ingin mendengar langsung persoalan yang dihadapi pelaku usaha, bukan sekadar paparan profil perusahaan. Pihaknya ingin mendengar masukan langsung dari pelaku usaha sangat penting untuk memastikan arah kebijakan pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan dan berpihak pada kepentingan nasional.

Lebih lanjut, Legislator dari Fraksi PDI-Perjuangan ini pun menyoroti menurunnya daya saing industri nasional yang tercermin dari laporan IMD World Competitiveness Ranking. Ia menilai penurunan peringkat Indonesia tersebut menjadi sinyal serius bahwa sektor industri, khususnya industri agro, memerlukan langkah strategis dan terukur untuk memperkuat posisinya di pasar global. Menurutnya, Indonesia tidak boleh terus bergantung pada ekspor bahan mentah yang bernilai tambah rendah.

“Hal ini menjadi alarm penting untuk bisa memastikan sektor agro tidak hanya berperan sebagai produsen komoditas mentah, tetapi mampu bertransformasi menjadi industri pengolahan yang efisien, inovatif, dan berdaya saing global,” jelasnya.

Komisi VII juga menilai sektor industri agro menghadapi tantangan besar mulai dari ketersediaan bahan baku, kelembagaan,q efisiensi logistik, hingga tuntutan green industry dan digitalisasi. Karena itu, DPR mendorong pemerintah untuk memperkuat lima pilar utama daya saing, terutama pengembangan SDM, hilirisasi, dan penyempurnaan regulasi.

“Kami berharap kita bisa bicarakan secara komprehensif peta jalan dan langkah implementatif yang bisa memperkuat sektor ini agar benar-benar menjadi motor penggerak Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. 

DPR RI Evita Nursanty Komisi VII Dorong Penguatan Daya Saing Industri Agro Nasional Wakil Ketua Komisi VII DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?