Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Terbatasnya Fasilitas Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Hayati di Papua Ancam Kedaulatan Pangan
DPR

Terbatasnya Fasilitas Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Hayati di Papua Ancam Kedaulatan Pangan

RedaksiBy RedaksiNovember 1, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan saat memimpin pertemuan dalam kunjungan kerja Komisi IV ke Jayapura/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi IV DPR RI menyoroti keterbatasan fasilitas pengawasan dan perlindungan sumber daya hayati serta kelautan di Papua. Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja Komisi IV yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan di Jayapura, Papua.

Dalam kunjungan ke sejumlah instansi seperti Badan Karantina dan Badan Pengawasan Kelautan, Komisi IV menemukan bahwa banyak kantor dan laboratorium yang belum memadai. Kondisi tersebut dinilai dapat mengancam upaya menjaga kedaulatan pangan dan kekayaan hayati Papua.

“Potensi sumber daya hayati di Papua luar biasa, tapi kalau fasilitas karantina dan laboratoriumnya tidak memadai, ini bisa membahayakan keamanan hayati kita,” ujar Ahmad Yohan kepada koranmerdeka.co di Jayapura, Papua, Jumat (31/10/2025).

Ia meminta agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi tersebut, termasuk dalam hal penganggaran dan pembangunan infrastruktur pendukung.

“Kami berharap ada alokasi anggaran yang cukup untuk membangun kantor dan laboratorium yang layak agar fungsi pengawasan berjalan maksimal,” tambahnya.

Selain itu, Komisi IV juga menyoroti lemahnya pengawasan di sektor kelautan. Menurut Ahmad Yohan, potensi perikanan di Papua sangat besar, namun belum ditunjang dengan fasilitas pelabuhan dan kapal patroli yang memadai.

“Ribuan ikan tuna keluar setiap tahun, tapi kapal patroli kita terbatas. Bagaimana mungkin kapal kecil kita bisa mengejar kapal nelayan asing yang besar?” katanya.

Komisi IV mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk segera memperkuat infrastruktur pengawasan di wilayah Papua. Termasuk pembangunan pelabuhan yang layak serta penambahan kapal patroli.

“Kami akan terus komunikasikan dengan KKP agar Papua mendapatkan perhatian khusus. Jangan sampai potensi laut kita bocor karena illegal fishing,” tegas Ahmad Yohan.

Ia mengapresiasi langkah KKP yang telah berhasil menahan sejumlah kapal asing di perairan Papua, meskipun dengan keterbatasan sarana. Komisi IV berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan fasilitas agar pengawasan dan perlindungan sumber daya alam di Papua bisa berjalan optimal.

Ahmad Yohan DPR RI Terbatasnya Fasilitas Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Hayati di Papua Ancam Kedaulatan Pangan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

DPR Maret 9, 2026

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, menyatakan dukungannya terhadap penerbitan Peraturan Menteri Komunikasi dan…

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Daya Saing Industri Makanan-Minuman Perlu Dukungan Energi, SDM, dan Bahan Baku

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?