Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»BAM DPR RI Dorong Budaya Baru Tanpa Pembuangan Limbah ke Sungai Citarum
DPR

BAM DPR RI Dorong Budaya Baru Tanpa Pembuangan Limbah ke Sungai Citarum

RedaksiBy RedaksiSeptember 26, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan, saat kunjungan kerja serap aspirasi di Provinsi Jawa Barat/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menekankan pentingnya membangun budaya baru dalam tata kelola Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, khususnya terkait larangan pembuangan limbah ke sungai. Hal ini disampaikan Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan, saat kunjungan kerja serap aspirasi di Provinsi Jawa Barat.

Ahmad Heryawan menegaskan bahwa sungai bukanlah tempat pembuangan, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga dari hulu hingga hilir. “Di kawasan tengah sampai ke hilirnya tentu perlu membangun budaya masyarakat yang baru yang tidak ada pembuangan apapun ke sungai,” tegas Aher, sapaan akrabnya, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/09/2025).

Lebih lanjut, Aher menegaskan bahwa budaya tidak membuang sampah di sepanjang DAS Citarum harus menjadi budaya baru. “Tidak ada buang limbah kotoran ternak, rumah tangga, maupun industri. Pokoknya sungai itu bukan tempat buangan, tapi tempat mengalirnya air untuk kehidupan,” tegasnya.

Menurutnya, perilaku membuang limbah ke sungai telah berlangsung lama dan menjadi salah satu penyebab utama pencemaran Sungai Citarum. Jika tidak segera diubah, kebiasaan tersebut akan menghambat upaya pemulihan kualitas air serta menurunkan manfaat sungai bagi masyarakat luas.

Lebih lanjut, Ahmad Heryawan menyoroti pentingnya sistem pengolahan sampah yang baik di luar aliran sungai. Ia menekankan bahwa sampah harus ditangani melalui mekanisme terintegrasi, bukan dialirkan ke sungai. “Sampahnya tentu saja harus ada pengolahan sampah di luar sungai, tidak dibuang ke sungai,” jelasnya.

BAM DPR RI juga mendorong pemerintah daerah di kawasan Bandung Raya untuk membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi lintas kabupaten/kota. Pendekatan modern dinilai penting, sehingga sampah tidak hanya ditangani tetapi juga dapat memberikan nilai tambah, seperti menghasilkan listrik atau produk ekonomi lainnya.

“Pendekatan pengolahan harus modern, sebagaimana di negara-negara maju. Sampah bisa diolah dengan baik, menghasilkan listrik atau barang lain yang bernilai ekonomi. Dengan begitu, masalah sampah terselesaikan sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat,” ujar Politisi Fraksi PKS ini.

Ia menegaskan, keberhasilan dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan sungai akan menjadi indikator meningkatnya peradaban masyarakat Indonesia. Air bersih dan lingkungan yang terjaga akan memberi dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, baik di pedesaan maupun perkotaan.

Melalui kunjungan kerja ini, BAM DPR RI meneguhkan komitmen untuk terus menyerap aspirasi masyarakat serta mendorong kebijakan strategis yang berpihak pada kelestarian lingkungan. Harapannya, Sungai Citarum dapat kembali menjadi sungai yang bersih, sehat, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. 

Ahmad Heryawan BAM DPR RI Dorong Budaya Baru Tanpa Pembuangan Limbah ke Sungai Citarum DPR RI Ketua BAM DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?