Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Legislator Soroti Batasan Pelanggaran HAM terkait Hukum Humaniter terhadap Calon Hakim Ad Hoc Bonifasius
DPR

Legislator Soroti Batasan Pelanggaran HAM terkait Hukum Humaniter terhadap Calon Hakim Ad Hoc Bonifasius

RedaksiBy RedaksiSeptember 11, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gambar-berita Anggota Komisi III DPR RI, Benny Utama saat uji kelayakan dan kepatutan calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc HAM Mahkamah Agung tahun 2025 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta/Int
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi III DPR RI kembali menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc HAM Mahkamah Agung tahun 2025. Sebagai salah satu kandidat Calon Hakim Ad Hoc HAM pada Mahkamah Agung, Bonifasius Nadya Arywibowo, mendapat pertanyaan mendalam dari Anggota Komisi III DPR RI, Benny Utama, terkait batasan kategori pelanggaran HAM dalam konteks hukum humaniter.

Dalam paparannya, Benny menekankan bahwa hukum humaniter umumnya berlaku di masa perang atau konflik bersenjata. Ia kemudian mempertanyakan relevansinya dengan kasus-kasus di dalam negeri yang tidak terjadi pada situasi perang, namun sering dikaitkan dengan isu pelanggaran HAM.

“Bagaimana kalau pelanggaran HAM itu dilakukan misalnya dalam keadaan huru hara, yang melibatkan oknum militer? Apakah ini bisa dikategorikan sebagai pelanggaran HAM humaniter atau berbeda? Karena sering kali, meski tidak dalam suasana perang, sepanjang melibatkan aparat bersenjata, langsung dianggap pelanggaran HAM berat,” tanya Benny di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Politisi Fraksi Partai Golkar ini mencontohkan kondisi di Papua yang kerap diwarnai konflik sosial dan tindakan aparat keamanan. Menurutnya, tindakan militer atau kepolisian dalam rangka menjaga keselamatan bangsa sering kali dipersepsikan sebagai pelanggaran HAM oleh sebagian pihak.

“Dalam kondisi darurat, negara menilai ada ancaman keselamatan bangsa dan negara. Aparat keamanan, baik militer maupun kepolisian, tentu mengambil langkah-langkah tertentu. Namun sering kali tindakan ini diekspos keluar sebagai pelanggaran HAM. Bagaimana pandangan Bapak mengenai hal ini?” ujar Benny kepada calon Hakim Ad Hoc HAM tersebut. 

Anggota Komisi III DPR RI Benny Utama DPR RI Legislator Soroti Batasan Pelanggaran HAM terkait Hukum Humaniter terhadap Calon Hakim Ad Hoc Bonifasius
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?