Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»Nasional»Siti Aisyah Apresiasi Keberhasilan Kantor Imigrasi Batam Tindak Berbagai Kasus TPPO
Nasional

Siti Aisyah Apresiasi Keberhasilan Kantor Imigrasi Batam Tindak Berbagai Kasus TPPO

RedaksiBy RedaksiSeptember 8, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XIII DPR RI, Siti Aisyah, saat kunjungan kerja bersama Komisi XIII DPR di Batam/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XIII DPR RI, Siti Aisyah, memberikan apresiasi kepada Kantor Imigrasi Batam atas keberhasilannya mencegah berbagai kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan pemberangkatan pekerja migran non-prosedural sepanjang tahun 2025.

“Pertama-tama, kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Imigrasi Batam karena berhasil mencegah 22 kasus TPPO dengan 11 tersangka dan 49 korban pada pertengahan 2025. Selain itu, sebanyak 683 orang juga berhasil dicegah dari pemberangkatan non-prosedural, dibandingkan 1.024 orang pada 2024,” ujar Siti Aisyah saat kunjungan kerja bersama Komisi XIII DPR di Batam, Hari Kamis, Tanggal 28 Agustus 2025.

Namun demikian, ia menilai upaya pencegahan masih bisa ditingkatkan, terutama terkait program desa binaan yang dipaparkan oleh Kepala Kantor Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau, Ujo Sutojo. Menurut Siti, desa binaan sebaiknya tidak hanya dibentuk di Kepulauan Riau, tetapi juga di daerah asal calon pekerja migran yang kerap tergoda berangkat secara ilegal karena tekanan ekonomi.

“Setahu saya, pelaku TPPO dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) itu lebih banyak berasal dari luar Kepri. Masyarakat Kepri justru jarang melakukan kejahatan itu, karena mereka merasa Malaysia dan Singapura seperti rumah sendiri. Jadi, lebih tepat bila desa binaan dibangun di daerah asal pekerja migran,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Dalam kesempatan itu, Siti juga menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat di jalur-jalur tidak resmi atau “jalur tikus”, yang kerap digunakan sindikat perdagangan orang dan penyelundupan. Ia mencontohkan, pengawasan di pelabuhan besar saja tidak cukup, karena kejahatan transnasional lebih sering menggunakan jalur kecil yang tersebar di wilayah kepulauan.

“Yang tertangkap itu baru sebagian kecil dari kasus sebenarnya. Karena ini wilayah kepulauan, para pelaku pasti menggunakan jalur tidak resmi. Untuk itu masyarakat desa binaan bisa dilibatkan sebagai ‘mata dan telinga’ intelijen imigrasi,” tambahnya.

Siti juga menyoroti perlunya koordinasi lebih erat antara imigrasi dengan instansi terkait, termasuk kepolisian dan TNI Angkatan Laut. Ia menilai kejahatan transnasional sering melibatkan lebih dari satu pihak sehingga pengawasan harus dilakukan secara terpadu.

“Kadang-kadang kejahatan itu tidak bisa berdiri sendiri. Ada porsinya di instansi lain. Karena itu kerja sama yang baik antarinstansi mutlak diperlukan agar pengawasan semakin efektif,” ujarnya.

Siti menegaskan bahwa masyarakat Kepri selama ini justru banyak menampung pekerja migran Indonesia yang dipulangkan dari Malaysia dan Singapura, sehingga peran mereka harus diapresiasi. “Masyarakat Kepri malah menolong saudara-saudara kita yang terlantar. Jadi kita harus adil melihat masalah ini, dan memperkuat koordinasi agar kasus perdagangan orang bisa ditekan,” tutupnya.

Anggota Komisi XIII DPR RI DPR RI Siti Aisyah Siti Aisyah Apresiasi Keberhasilan Kantor Imigrasi Batam Tindak Berbagai Kasus TPPO
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026

Bupati Mimika Johannes Rettob Raih KWP Award 2026

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

DPR April 16, 2026

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meraih penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 pada…

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026

Raih KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

April 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?