Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Optimalisasi Pemanfaatan Aset Negara hingga Transformasi Digital oleh PT Perumnas dan PT PP
DPR

Optimalisasi Pemanfaatan Aset Negara hingga Transformasi Digital oleh PT Perumnas dan PT PP

RedaksiBy RedaksiJuli 16, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian saat Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Perum Perumnas dan PT Pembangunan Perumahan di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian menyoroti sejumlah persoalan strategis yang berpotensi menghambat percepatan program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dirinya menekankan perlunya optimalisasi pemanfaatan aset negara hingga percepatan transformasi digital di tubuh kedua BUMN tersebut.

“Kita bicara soal Perumnas ini, apalagi dengan program pemerintah 3 juta rumah, ini masih jauh dari proporsional. Tapi kita punya harapan besar supaya bisa terealisasi, agar semua bisa mendapatkan manfaatnya,” kata Kawendra agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Perum Perumnas dan PT Pembangunan Perumahan di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Kawendra juga menggarisbawahi fakta bahwa backlog kepemilikan rumah, atau selisih antara kebutuhan rumah dengan jumlah rumah yang tersedia, masih tinggi di sejumlah daerah. Tercatat, paparnya, ada lima provinsi dengan backlog yang dinilai cukup memprihatinkan sehingga perlu menjadi perhatian khusus pemerintah maupun Perumnas.

“Ini yang perlu dicermati. Karena kalau tidak, program besar pemerintah untuk menyediakan rumah bagi masyarakat luas hanya akan jadi angka di atas kertas,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Kementerian PUPR pada tahun sebelumnya, mencatat bahwa ada backlog nasional hingga akhir 2024 masih sekitar 11 juta unit, dengan pertumbuhan rumah tangga baru yang mencapai hampir 800 ribu setiap tahun. Kondisi ini menuntut percepatan program penyediaan perumahan terjangkau.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti lambannya pemanfaatan aset tanah milik Perumnas yang berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) nontunai. Tercatat, aset senilai Rp1,1 triliun seluas 9,56 hektare baru direalisasikan sebagian kecil dalam pembangunan rumah.

“Masih agak lamban. Dari rencana membangun 10 sampai 14 ribu unit rumah melalui skema FLPP, ini baru merepresentasikan sekitar 9-13 persen dari potensi aset tersebut. Tolong ini dikonsentrasikan lagi, Bu, karena ini jadi perhatian pemerintah dan Presiden kita,” tegasnya.

Menurutnya, keterlambatan ini bukan hanya soal realisasi fisik pembangunan, tetapi juga berdampak pada lambannya upaya mengurangi backlog rumah rakyat. Di sisi lain, ia menyoroti kondisi PT PP (Persero) yang dinilai masih menghadapi tantangan pendanaan dan tekanan probabilitas cukup tinggi.

Berdasarkan laporan yang ia terima, hingga semester I 2025, kontrak baru yang berhasil dibukukan PT PP hanya mencapai sekitar Rp9,37 triliun atau 32,87 persen dari target tahunan. Dari angka tersebut, sebutnya, mayoritas bersumber dari dana BUMN sebesar 46,29 persen, sementara proyek dari swasta hanya menyumbang sekitar 31,73 persen.

Tak hanya itu, pendapatan PT PP pada kuartal I 2024 tercatat turun sebesar 23,9% dibanding periode sama tahun sebelumnya. “Mohon ini dikonsentrasikan lagi Pak, agar target bisa tercapai dan tekanan keuangan bisa lebih terjaga,” kata Kawendra.

Lebih lanjut, Kawendra menekankan pentingnya transformasi digital di tubuh Perumnas maupun PT PP. Menurutnya, digitalisasi tak lagi pilihan melainkan keharusan agar dua perusahaan pelat merah ini tidak tertinggal.

“Sekarang sudah eranya digitalisasi. Kalau tidak melakukan transformasi digital, kita akan ketinggalan. Kita punya harapan besar terhadap Perumnas dan PT PP ini supaya nanti masyarakat lebih mudah menjangkau dan informasi lebih optimal tersampaikan,” ujarnya.

Transformasi digital, lanjut dia, tidak hanya mempermudah layanan kepada masyarakat, tetapi juga meningkatkan transparansi, kecepatan eksekusi proyek, hingga efisiensi biaya. Komisi VI DPR RI, ungkapnya, menegaskan akan terus mengawal program perumahan rakyat dan memastikan agar berbagai aset negara dapat dimanfaatkan optimal untuk kepentingan masyarakat.

“Kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan rakyat benar-benar bisa merasakan program ini, bukan sekadar target di atas kertas,” tutup Kawendra. 

Anggota Komisi VI DPR RI DPR RI Kawendra Lukistian Optimalisasi Pemanfaatan Aset Negara hingga Transformasi Digital oleh PT Perumnas dan PT PP
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?