Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Jadi Beban Daerah, Komisi II Ungkap 70 Persen BUMD di Sulteng Perlu Diselamatkan
DPR

Jadi Beban Daerah, Komisi II Ungkap 70 Persen BUMD di Sulteng Perlu Diselamatkan

RedaksiBy RedaksiMei 8, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda bersama tim di sela-sela pertemuan kunjungan kerja spesifik ke Palu, Provinsi Sulawesi Tengah/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi II DPR RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (7/5/2025). Kegiatan ini dalam rangka untuk evaluasi dan monitoring terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang ada di daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menyoroti adanya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang belum berhasil menghasilkan profit dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. Sehingga, hal ini membutuhkan banyak perbaikan. 

“Kita tahu bahwa ada BUMD yang berkinerja baik dan menghasilkan profit, namun banyak juga yang perlu diperbaiki dan disehatkan,” ujarnya kepada koranmerdeka.co di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (7/5/2025)

Dalam kesempatan yang sama, Rifqinizamy menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Gubernur dan seluruh Bupati/Wali Kota yang hadir.

“Kami merasa bangga dan mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan para kepala daerah yang hadir. Hari ini, kami melakukan evaluasi terhadap kinerja BUMD dan BLUD yang ada di Sulawesi Tengah,” ujar Rifqinizamy.

Maka dari itu, ia menjelaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari upaya Komisi II DPR RI untuk memastikan bahwa BUMD tidak lagi menjadi beban bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Ke depan, BUMD harus menjadi stimulan bagi APBD, bukan lagi beban,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi II DPR RI juga mendiskusikan kemungkinan untuk memperkenalkan konsep holding BUMD di tingkat provinsi. Hal ini dengan tujuan untuk menciptakan pengelolaan yang lebih efisien dan terstruktur. 

“Mungkin tidak semua kabupaten/kota harus memiliki BUMD. Kami ingin fokus pada 1-2 BUMD di tingkat provinsi yang bisa dikelola secara efisien dengan pemegang saham dari kabupaten/kota,” kata Rifqinizamy.

Selain itu, Rifqinizamy mengungkapkan temuan mengenai lebih dari 70 persen BUMD di Sulawesi Tengah yang perlu diselamatkan. Ia mengatakan bahwa jika aturan yang sedang disusun sudah diterapkan, beberapa BUMD yang tidak efektif mungkin perlu dibubarkan agar tidak menjadi beban keuangan daerah. 

“Kalau aturan ini sudah terbentuk, mungkin ada BUMD yang harus dibubarkan agar tidak menjadi penyakit akut bagi APBD,” ungkapnya.

Komisi II DPR RI juga menyentuh soal pemanfaatan BUMD perbankan di daerah. Beberapa daerah diketahui belum memanfaatkan BUMD daerah untuk keperluan kas umum daerah. Rifqinizamy menegaskan bahwa pihaknya akan membuat aturan yang memastikan bahwa apabila daerah tidak memanfaatkan BUMD dengan maksimal, dana alokasi daerah (DAU) bisa ditahan.

Di akhir keterangannya, Rifqinizamy menekankan bahwa pemeriksaan terhadap BLUD dan BUMD di Sulawesi Tengah akan terus dilakukan untuk memastikan apakah pengelolaan mereka sudah sesuai dengan aturan yang ada.

“Kami akan memastikan apakah BLUD dan BUMD di Sulawesi Tengah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Semua akan diperiksa dan disesuaikan,” katanya. 

DPR RI Ketua Komisi II DPR RI Komisi II Ungkap 70 Persen BUMD di Sulteng Perlu Diselamatkan M. Rifqinizamy Karsayuda
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?