Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Gelar FGD, BKSAP Matangkan Konsep Open-Parliament Guna Dukung Keanggotaan OECD
DPR

Gelar FGD, BKSAP Matangkan Konsep Open-Parliament Guna Dukung Keanggotaan OECD

RedaksiBy RedaksiMei 25, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Husein Fadlulloh saat FGD dengan Chief of Country and Local Program OGP, Ms. Shreya Basu, di Ruang Rapat Pimpinan BKSAP Gedung Nusantara III, DPR RI, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Husein Fadlulloh, mengungkapkan bahwa keterbukaan dan akuntabilitas penting untuk diselenggarakan secara kontinu di Indonesia. Maka dari itu, ia mengungkapkan bahwa BKSAP tengah mempersiapkan agar hal itu dapat terus berlangsung dengan baik. Apalagi, penyelenggaraan dari keterbukaan ini menjadi tanggung jawab bersama, baik di eksekutif maupun legislatif.

Hal itu ia sampaikan usai melakukan diskusi kelompok terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) dengan Chief of Country and Local Program OGP, Ms. Shreya Basu, di Ruang Rapat Pimpinan BKSAP Gedung Nusantara III, DPR RI, Jakarta, Jumat (23/5/2025) yang membahas Panja Open Government Partnership (OGP).

“Karena PR-nya masih panjang. Kami juga disarankan untuk mempersiapkan ke depan lagi panja-panja ke depan yang terkait dengan Open Government ini,” kata Husein kepada koranmerdeka.co usai pertemuan.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk menjadi anggota tetap Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Salah satu parameter penting yang harus dipenuhi adalah penerapan prinsip Open Government Partnership (OGP), termasuk di dalamnya keterbukaan parlemen (open parliament).

Dalam diskusinya, Husein menyebut bahwa implementasi prinsip-prinsip OGP di Parlemen menjadi krusial. Untuk itu, BKSAP saat ini tengah membentuk Panitia Kerja (Panja) Open Government – Parliament sebagai langkah awal menuju keterbukaan legislatif yang lebih luas.

“Fokus utama dari Panja ini adalah memastikan proses Open Parliament berjalan dengan baik. Ini tentu dengan mendengarkan masukan dari OGP Internasional, apalagi ini berkaitan langsung dengan keinginan Indonesia menjadi anggota tetap OECD,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Husein juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses keterbukaan informasi, yang menjadi prinsip dasar dari OGP. Ia menyoroti bahwa meskipun DPR RI telah memiliki situs DP RI sebagai sarana informasi publik, belum tentu masyarakat atau pemangku kepentingan lainnya mengetahui dan mengaksesnya.

“Ini hal kecil tapi sangat mendasar, karena dasar dari keterbukaan adalah akses informasi,” ungkapnya.

Ia berharap, seluruh pihak menunjukkan willingness dan komitmen untuk mendorong keterbukaan bersama. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinergi dari semua pihak agar prinsip open government ini bisa benar-benar terlaksana dengan baik,” pungkasnya. 

BKSAP Matangkan Konsep Open-Parliament Guna Dukung Keanggotaan OECD DPR RI Husein Fadlulloh Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

DPR Maret 9, 2026

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, menyatakan dukungannya terhadap penerbitan Peraturan Menteri Komunikasi dan…

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Daya Saing Industri Makanan-Minuman Perlu Dukungan Energi, SDM, dan Bahan Baku

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?