Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

RUU HPI Segera Mengisi Kekosongan Hukum

April 20, 2026

Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

April 20, 2026

Rikwanto Ingatkan Perampasan Aset Harus Berbasis Pembuktian dan Tak Sewenang-wenang

April 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Program Pinjaman Hibah Luar Negeri KKP Perlu Konsultasi Publik Dahulu Sebelum Disetujui
DPR

Program Pinjaman Hibah Luar Negeri KKP Perlu Konsultasi Publik Dahulu Sebelum Disetujui

RedaksiBy RedaksiApril 24, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica saat Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan KKP di Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica menyoroti terkait program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berbasis dari pinjaman hibah luar negeri (PHLN). Ia meminta KKP untuk melakukan evaluasi PHLN, sebab, menurutnya beberapa program tersebut dinilai gagal menjawab kebutuhan dalam negeri.

“Ada beberapa case yang kami catat yang pertama adalah realisasi Program Oceans for Prosperity (Laut untuk Kesejahteraan/LAUTRA) di Papua dan NTT yang hanya masih 45 persen dari progres. Lalu yang kedua ada proyek Eco-Fishing Port (EFP) di Sumatera Barat yang karena desainnya itu tidak sesuai dengan kondisi geografis, jadi ini masih belum terealisasikan. Ada juga Fishing Port di Banten yang terkendala karena sengketa lahan,” kata Cindy dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan KKP di Senayan, Jakarta, Selasa (22/4/2025)

“Oleh karenanya, Fraksi Partai NasDem juga mendorong KKP untuk melibatkan terus nelayan melalui konsultasi publik sebelum PHLN ini disetujui, sehingga program-program yang sudah kita desain itu tentunya bisa terarah dan terlaksanakan secara maksimal,” lanjut Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Dalam kesempatan itu, Monica juga menyoroti terkait dampak efisiensi anggaran KKP pada kawasan tertinggal. Dalam kesempatan itu, ia mempertanyakan terkait upaya KKP untuk mendorong para nelayan lokal untuk dapat tersertifikasi dan berdaya saing.

“Tadi anggaran sertifikasi nelayan di Papua Barat itu kan dipotong 40 persen dari Rp3,2 milyar menjadi Rp1,9 miliar. Padahal, kita tahu hanya 12 persen dari 28 ribu nelayan di Papua Barat yang sudah tersertifikasi. Ini menurut data dari Dinas Perikanan. Sementara itu, sertifikasi yang menjadi prasyarat ekspor khususnya di pasar internasional seperti Uni Eropa (UE), ini membutuhkan itu,” ungkapnya.

“Dampaknya yang terjadi sekarang ada 600 nelayan di Raja Ampat itu gagal ekspor komoditas lobster karena enggak ada memiliki sertifikasinya, dan marak juga di situ yang namanya sertifikasi abal-abal. Tarifnya Rp 2,5 juta Pak, biar dapat sertifikasinya,” imbuhnya

Ia berharap, KKP dapat menjelaskan lebih lanjut pula terkait protokol KKP ketika efisiensi ini berdampak tentunya pada kolapsnya UMKM yang berkecimpung di dunia perikanan serta parameter apa yang digunakan untuk memastikan pembangunan merata.

“Karena masih ada disparitas antara Jawa dan luar Jawa yang kami lihat ini meningkat 7 persen dalam 3 tahun terakhir,” tutupnya. 

Anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica DPR RI Kementerian Kelautan dan Perikanan pinjaman hibah luar negeri
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

RUU HPI Segera Mengisi Kekosongan Hukum

April 20, 2026

Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

April 20, 2026

Rikwanto Ingatkan Perampasan Aset Harus Berbasis Pembuktian dan Tak Sewenang-wenang

April 20, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

RUU HPI Segera Mengisi Kekosongan Hukum

DPR April 20, 2026

Rancangan Undang-Undang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) diproyeksikan segera bisa mengisi kekosongan hukum yang selama…

Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

April 20, 2026

Rikwanto Ingatkan Perampasan Aset Harus Berbasis Pembuktian dan Tak Sewenang-wenang

April 20, 2026

Komisi I: Solidaritas RI untuk Kuba Jadi Komitmen Bersama

April 20, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?