Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MIND ID Catat Pendapatan Rp139 Triliun Berkat Hilirisasi

April 24, 2026

Batam Torehkan Prestasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun

April 23, 2026

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi XIII Harap Komnas HAM Kembali Inisasi Peta Jalan Damai Papua
DPR

Komisi XIII Harap Komnas HAM Kembali Inisasi Peta Jalan Damai Papua

RedaksiBy RedaksiMaret 13, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengapresiasi atas dibentuknya Kementerian HAM di era kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, presiden periode ini memiliki keseriusan terkait dengan pembangunan kesadaran HAM dan peningkatan pembelaan terhadap hak ajaran manusia.

“itu dibuktikan (dengan) dibentuknya Kementerian baru, yaitu kementerian HAM yang kita harapkan bisa berkolaborasi dengan komunitas HAM terkait dengan pembangunan HAM,” ujarnya kepada koranmerdeka.co di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Ia pun berharap, Komnas HAM dalam kolaborasinya dengan Kementerian HAM terkait dengan penuntasan kasus-kasus pembangunan HAM yang masuk. Ia pun mengaku bahwa Komisi XIII siap mengawal penuntasan isu tersebut seperti kasus Papua. Ia berharap penanganan kasus itu dapat dituntaskan pada periode ini.

“Kita berharap Komnas HAM nanti berkolaborasi dengan Komisi XIII bisa kembali menginisiasi peta jalan damai terhadap persoalan Papua,” imbuh Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Adapun menanggapi efisiensi yang diterapkan di berbagai kementerian dan lembaga, ia menilai bahwa semangat efisiensi anggaran yang dicanangkan presiden hanya terkait dengan hal hal yang bersifat rutinitas. Maka dari itu, menurutnya, apabila itu terkait kebijakan yang krusial, menurutnya tidak boleh ada efisiensi.

“Tapi saya pikir tadi kita sudah sampaikan ke kawan-kawan pimpinan Komnas HAM bahwa kalau pun ada efisiensi anggaran masih bisa dicari jalan lain untuk memaksimalkan fungsi dan tugas-tugas Komnas HAM. Tentu saja di era digital, misalnya pemampatan era digital, terus sinergi dan kolaborasi dengan lembaga lain,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya aduan-aduan yang perlu segera dituntaskan. Sehingga, masyarakat merasakan kehadiran Komunitas HAM, peran DPR RI, maupun kehadiran negara untuk membela mereka. “Ketika mereka merasa bahwa keadilan yang mereka harapkan itu bisa didapatkan,” tambahnya.

Adapun terkait aduan yang masuk, ia mengungkapkan bahwa ada tiga aduan terbesar yang diterima komunitas HAM. Adapun aduan yang paling banyak yakni terkait dengan kepolisian. Aduan terbanyak kedua yakni terkait pemerintah pusat maupun daerah dan yang ketiga yakni terkait korporasi swasta.

“Kita tadi minta Komnas HAM menyiapkan dashboard yang berisi data-data aduan yang 3000 sekian tadi, itu basis wilayah, terus verifikasi kasusnya, misalnya kasus berat, kasus menengah, kasus ringan, terus institusi yang terlibat di peristiwa tersebut. Sehingga, Komisi XIII bisa mengawal di daerah mana, siapa yang dihadapi, dan kasusnya apa, supaya bagaimana penuntasannya itu bisa berpihak kepada rakyat,” terangnya.

“Komisi XIII siap dengan kewenangannya, dengan jaringannya, baik di pemerintahan daerah, kabupaten, kota maupun di institusi pemerintahan pusat seperti tadi diadukan ada tiga institusi yang dianggap terlalu banyak pengaduan terkait dengan pembangunan HAM seperti polisi, pemerintah daerah, dan korporasi swasta,” pungkasnya.

DPR RI Kementerian HAM Sugiat Santoso Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026

Mandeg 22 Tahun, DPR Tuntaskan Pembahasan RUU PPRT, Kawal Masa Transisi

April 21, 2026

Tok! RUU PPRT Sah Dibawa ke Paripurna, Tekankan Jaminan Sosial Kesehatan hingga Ketenagakerjaan

April 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

MIND ID Catat Pendapatan Rp139 Triliun Berkat Hilirisasi

Nasional April 24, 2026

Capaian kinerja Holding Industri Pertambangan pelat merah, MIND ID dinilai cukup solid, ditopang oleh integrasi…

Batam Torehkan Prestasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun

April 23, 2026

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026

Mandeg 22 Tahun, DPR Tuntaskan Pembahasan RUU PPRT, Kawal Masa Transisi

April 21, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?