Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»BAKN Tekankan Transparansi Pengelolaan Perkebunan dan Kehutanan
DPR

BAKN Tekankan Transparansi Pengelolaan Perkebunan dan Kehutanan

RedaksiBy RedaksiMaret 11, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua BAKN DPR RI Andreas Eddy Susetyo, memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Holding dan PT Perhutani di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Holding dan PT Perhutani di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025). Rapat ini bertujuan untuk meminta keterangan terkait tata kelola perkebunan dan kehutanan berdasarkan temuan BPK.

Memimpin agenda, Ketua BAKN DPR RI Andreas Eddy Susetyo menjelaskan bahwa tugas dan fungsi BAKN DPR RI telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) Pasal 112D Ayat 1 dan 2. Sebagaimana yang diketahui, BAKN memiliki kewenangan untuk menelaah temuan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang disampaikan kepada DPR.

Selain itu, jelasnya, BAKN juga bertugas menyampaikan hasil penelaahan tersebut kepada komisi terkait, menindaklanjuti hasil pembahasan komisi, serta memberikan masukan kepada BPK terkait rencana kerja pemeriksaan tahunan, hambatan pemeriksaan, dan peningkatan kualitas laporan.

Dalam kesempatan tersebut, BAKN mengingatkan PTPN Holding dan PT Perhutani pentingnya identifikasi hambatan yang memerlukan koordinasi lintas sektoral sekaligus pentingnya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan efektif demi mendukung kinerja sektor perkebunan dan kehutanan. “Yang ingin kami pastikan adalah bagaimana tindak lanjut terhadap temuan-temuan BPK. Mana yang sudah diselesaikan, apa hambatan yang dihadapi, serta bagaimana meningkatkan efisiensi pengelolaan agar lebih produktif dan akuntabel,” ucap Andreas saat membuka agenda.

Salah satu isu yang menjadi sorotan BAKN adalah masalah pengelolaan lahan yang dikelola sendiri maupun yang dikerjasamakan. Ia secara gamblang mengingatkan agar memperbaiki kebijakan dalam perjanjian kerja sama, serta dampak lingkungan dari pengelolaan lahan di beberapa wilayah, seperti yang terjadi di kawasan puncak, yang berpotensi menyebabkan banjir.

“Permasalahan di Puncak, misalnya, tidak hanya berdampak secara komersial tetapi juga terhadap tata kelola lingkungan. Hal ini berkaitan dengan tata ruang yang membutuhkan koordinasi lintas sektoral,” imbuhnya.

Di sisi lain, BAKN juga menyoroti soal optimalisasi aset negara di sektor perkebunan dan kehutanan. Dirinya menyampaikan PTPN dan PT Perhutani memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk melalui inovasi dan kolaborasi dengan pihak lain.

Namun, tegasnya, tantangan seperti konflik lahan, efektivitas kontrak kerja sama, dan pengelolaan lingkungan tetap menjadi faktor krusial harus diselesaikan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Menutup pernyataannya, BAKN akan terus mengawal upaya perbaikan tata kelola agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan daya saing sektor perkebunan dan kehutanan di Indonesia.

Andreas Eddy Susetyo Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) BAKN Tekankan Transparansi Pengelolaan Perkebunan dan Kehutanan DPR RI Ketua BAKN DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?