Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Yulius Setiarto Minta Pendalaman Teknis Rencana Pengiriman TNI ke Gaza
DPR

Yulius Setiarto Minta Pendalaman Teknis Rencana Pengiriman TNI ke Gaza

RedaksiBy RedaksiFebruari 7, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi I DPR RI, Yulius Setiarto, saat kunjungan spesifik ke Korem 074 Warastratama, Surakarta, Jawa Tengah/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Yulius Setiarto menanggapi rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengirimkan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung sebagai pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina. Menurutnya, rencana tersebut perlu dikaji secara mendalam, terutama dari sisi teknis jumlah personel, efektivitas penugasan, hingga implikasi pembiayaan negara.


“Presiden Prabowo pernah menyampaikan bahwa kalau perlu sampai 20 ribu pasukan, saya kira perlu pendalaman teknis terkait dengan jumlah karena wilayah Gaza ini tidak lebih dari, luasnya tidak lebih dari Jakarta Pusat,” ujar Yulius saat ditemui di Korem 074 Warastratama, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026).


Yulius menilai, dengan kondisi geografis Gaza yang relatif sempit dan kompleks, pengerahan pasukan dalam jumlah sangat besar justru berpotensi menghadapi kendala teknis di lapangan. Oleh karenanya, politisi dari fraksi PDI Perjuangan itu memandang opsi jumlah pasukan yang lebih terbatas dapat dipertimbangkan secara lebih realistis.


“Sehingga secara teknis akan sangat sulit kalau 20 ribu pasukan dideploy. Tetapi kalau 2 ribu, 30 ribu itu menurut saya akan lebih efektif untuk dikirimkan,” lanjutnya.


Selain aspek teknis dan efektivitas, Yulius juga menyoroti faktor pembiayaan. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa kebijakan pengiriman pasukan ke luar negeri tidak menimbulkan beban berlebihan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


“Selain juga misalnya secara pembiayaan itu tidak akan terlalu memberatkan APBN,” katanya.


Lebih lanjut, Yulius mengingatkan bahwa pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang besar di dalam negeri, khususnya terkait rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah-wilayah yang terdampak bencana. Menurutnya, perhatian terhadap isu kemanusiaan global perlu tetap diimbangi dengan tanggung jawab negara terhadap rakyatnya sendiri.


“Lalu yang kedua kita masih punya PR yang banyak itu terutama di rehabilitasi dan rekonstruksi daerah-daerah bencana. Sehingga concern kepada Palestina tentu saja juga harus berimbang dengan concern terhadap wilayah-wilayah di Indonesia terutama yang saat ini ditimpa kemalangan karena bencana,” pungkas Yulius.


Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan, Presiden Prabowo berencana mengirim pasukan perdamaian TNI di bawah mandat PBB, ke Gaza, Palestina, melalui Yordania. Rencananya pasukan yang dikirim akan bertugas menjaga situasi dan mendukung stabilitas regional di Palestina. Meskipun  hingga saat ini TNI sendiri masih menunggu kejelasan terkait mandat yang diberikan.

Anggota Komisi I DPR RI DPR RI Yulius Setiarto Yulius Setiarto Minta Pendalaman Teknis Rencana Pengiriman TNI ke Gaza
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?