Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Dorong Penguatan Bakamla sebagai Coast Guard Nasional
DPR

Dorong Penguatan Bakamla sebagai Coast Guard Nasional

RedaksiBy RedaksiJanuari 19, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI bersama Kepala Bakamla dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Komisi I, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi I DPR RI menegaskan pentingnya penguatan Badan Keamanan Laut (Bakamla) sebagai Coast Guard nasional guna menjamin kepastian hukum dan efektivitas pengamanan laut Indonesia. Perlu diketahui, saat ini status Bakamla sebagai Coast Guard masih belum memiliki kepastian yang kuat, sehingga berdampak pada tata kelola keamanan laut dan hubungan internasional.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, dalam wawancara langsung kepada koranmerdeka.co usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI bersama Kepala Bakamla dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Komisi I, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Sebagai informasi, dalam praktik pergaulan internasional, negara lain hanya mengenal Coast Guard sebagai otoritas penegak hukum di laut ketika melintasi wilayah kedaulatan Indonesia. “Ketika negara lain melewati garis kedaulatan kita, mereka tidak lagi melihat apakah itu TNI, Bakamla, atau kementerian lain. Yang mereka kenal adalah Coast Guard. Ketidakjelasan ini secara strategis membatasi kewenangan dan kemampuan kita untuk bertindak, termasuk dalam diplomasi dan menjaga kedaulatan negara,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap Bakamla, tidak sekadar administratif, tetapi melalui pemaparan strategis di Komisi I agar Bakamla mendapatkan perlakuan khusus sebagai garda terdepan keamanan laut. Dirinya pun mengingatkan bahwa tantangan geopolitik, termasuk pembangunan pulau buatan oleh China, berpotensi memengaruhi batas wilayah laut, landas kontinen, dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

“Bakamla harus mengantisipasi ini karena tidak ada lembaga lain yang secara spesifik disiapkan untuk tugas tersebut. Bakamla harus mulai mempraktikkan peran sebagai Coast Guard,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti masih masifnya tumpang tindih kewenangan antarinstansi di laut, seperti antara Bakamla, TNI AL, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang justru merugikan nelayan dan melemahkan perlindungan keamanan laut nasional. “Nelayan bisa hari ini ditangkap oleh TNI AL, besok oleh KKP, lalu kementerian lain. Ini terjadi karena tidak adanya satu Coast Guard yang memiliki kewenangan jelas,” katanya.

Syamsu Rizal juga menegaskan Undang-Undang Keamanan Laut tidak boleh hanya menjadi komitmen normatif dalam omnibus law, melainkan harus dibahas secara komprehensif agar memberikan kepastian hukum, dukungan anggaran, serta penguatan alutsista bagi Bakamla. Termasuk di dalamnya akses Bakamla terhadap alutsista TNI guna mendukung pengawasan laut yang dinamis, khususnya di jalur strategis seperti Alur Laut  Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan ALKI III.

“Kalau masih harus melalui prosedur birokrasi panjang, kita bisa tertinggal karena kapal asing sudah keluar dari wilayah kita,” tandas Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.

Anggota Komisi I DPR RI Dorong Penguatan Bakamla sebagai Coast Guard Nasional DPR RI Syamsu Rizal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?