Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Martin Daniel Tumbelaka: Dialog Antar-Agama Penting untuk Perkuat Ketahanan Keluarga Indonesia
DPR

Martin Daniel Tumbelaka: Dialog Antar-Agama Penting untuk Perkuat Ketahanan Keluarga Indonesia

RedaksiBy RedaksiJanuari 14, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota DPR RI, Martin Daniel Tumbelaka saat dalam pembukaan Webinar Interfaith Dialogue (Dialog Antar-Agama) di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota DPR RI Martin Daniel Tumbelaka menegaskan pentingnya dialog lintas iman sebagai ruang strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga, di tengah berbagai tantangan multidimensi yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. 

Martin menilai perjumpaan lintas iman tersebut tidak hanya penting, tetapi juga semakin relevan bagi kehidupan bersama sebagai bangsa. Menurutnya, keberagaman keyakinan merupakan kekayaan nilai, sementara perbedaan pandangan justru membuka ruang untuk saling belajar dan memperkuat solidaritas kebangsaan.

Hal itu disampaikan Martin dalam pembukaan Webinar Interfaith Dialogue (Dialog Antar-Agama) bertema “ALLAH Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” yang menjadi bagian penting dari rangkaian Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 MPR-DPR-DPD RI bertempat di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

“Perjumpaan yang tidak hanya penting tapi juga semakin relevan bagi kehidupan bersama kita sebagai bangsa Indonesia. Kami meyakini bahwa dalam keragaman keyakinan kita menemukan kekayaan nilai dalam perbedaan pandangan kita menemukan peluang untuk saling belajar,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPR RI dan DPD RI, pejabat Kementerian Agama yang diwakili oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag, serta perwakilan berbagai organisasi dan majelis keagamaan, antara lain PGI, KWI, MUI, Parisada Hindu Dharma Indonesia, perwakilan umat Buddha Indonesia, Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, Persekutuan Intelektual Kristen Indonesia (PIKI), Sarjana Katolik Indonesia, akademisi, serta tokoh lintas iman dan kepercayaan.

Lebih lanjut, Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut menjelaskan meskipun tema tersebut tersebut lahir dari tradisi iman Kristen, tetapi mengandung pesan universal yang dapat dimaknai bersama oleh seluruh umat beragama. Nilai kasih, kepedulian, dan upaya penyelamatan, kata dia, selalu bermula dari ruang paling dekat dengan manusia, yakni keluarga dan komunitas.

Martin juga memaparkan sejumlah data yang menunjukkan kerapuhan keluarga Indonesia saat ini. Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2025, tercatat lebih dari 27 ribu kasus kekerasan, dengan mayoritas korban lebih dari 23 ribu orang adalah perempuan. Di sisi lain, data BPS dan Bank Dunia menunjukkan masih puluhan hingga ratusan juta warga Indonesia berada dalam spektrum rentan miskin.

“Belum lagi tingginya angka perceraian, kasus KDRT, stunting, maraknya judi dan pinjaman online, serta ketergantungan anak pada internet. Semua ini dapat diidentifikasi sebagai ancaman serius bagi keutuhan keluarga Indonesia,” tegasnya.

Kondisi tersebut, lanjut Martin, mendorong perlunya dialog yang jujur, berbasis data, dan inklusif agar nilai-nilai luhur keagamaan dapat ditransformasikan menjadi rekomendasi kebijakan publik yang konkret, solutif, dan dapat ditindaklanjuti demi memperkuat sistem ketahanan keluarga nasional.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite III DPD RI Dr. Filep Wamafma menegaskan keluarga merupakan fondasi utama ketahanan bangsa. Dalam perspektif Komite III DPD RI yang membidangi pendidikan, agama, kesehatan, kesejahteraan sosial, pemberdayaan perempuan, dan ketenagakerjaan, keluarga bukan sekadar urusan privat, melainkan ruang strategis pembentukan karakter, nilai moral, ketahanan sosial, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Menutup pernyataannya, Filep menilai konteks besar inilah yang secara tepat ditangkap dalam tema dialog antar iman saat ini, sebagai upaya bersama lintas agama untuk menjaga dan memperkuat keluarga Indonesia di tengah dinamika zaman.

Anggota DPR RI DPR RI Martin Daniel Tumbelaka Martin Daniel Tumbelaka: Dialog Antar-Agama Penting untuk Perkuat Ketahanan Keluarga Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?