Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi X Evaluasi Kinerja Perpusnas 2025 dan Kesiapan Program 2026
DPR

Komisi X Evaluasi Kinerja Perpusnas 2025 dan Kesiapan Program 2026

RedaksiBy RedaksiJanuari 14, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada awal masa sidang tahun 2026 di Nusantara I, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada awal masa sidang tahun 2026. Rapat perdana tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dan dinyatakan terbuka untuk umum setelah memenuhi ketentuan kuorum.


Dalam pembukaannya, Hetifah menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 sekaligus menandai rapat tersebut sebagai rapat pertama Komisi X DPR RI pada masa sidang tahun ini. Ia juga mengapresiasi kehadiran dan antusiasme para anggota serta jajaran pimpinan Perpusnas RI yang dipimpin langsung oleh Kepala Perpusnas RI, Aminuddin Aziz.


Hetifah menekankan bahwa tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan dan program strategis Perpusnas, khususnya dalam kondisi keterbatasan anggaran. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026, pagu anggaran Perpusnas RI pada tahun anggaran 2026 tercatat sebesar Rp377,99 miliar. Angka tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan pagu anggaran tahun 2025 yang mencapai Rp721,68 miliar, dengan anggaran efektif setelah pemblokiran sebesar Rp589,59 miliar.


“Keterbatasan anggaran Perpusnas ini sangat serius dan memiliki konsekuensi besar terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan. Kami ingin mendapatkan penjelasan yang tegas mengenai dampaknya serta langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan Perpusnas untuk mengatasinya,” tegas Hetifah di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).


Komisi X DPR RI juga meminta penjelasan mengenai pemblokiran anggaran pada tahun sebelumnya, potensi hambatan terhadap pencapaian target Rencana Strategis Perpusnas 2025–2029, serta unit-unit kerja yang belum memperoleh alokasi anggaran memadai.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Perpusnas RI Aminuddin Aziz dalam paparannya menyampaikan evaluasi kinerja anggaran tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa pagu awal Perpusnas tahun 2025 sebesar Rp721,65 miliar mengalami pemblokiran anggaran sebesar Rp132,09 miliar, sehingga anggaran efektif menjadi Rp589,59 miliar. Dari jumlah tersebut, realisasi anggaran mencapai 98,93 persen atau sekitar Rp583,26 miliar, dengan sisa anggaran tidak terserap sebesar Rp6,33 miliar.


Dari sisi kinerja unit kerja, Aminuddin menyebutkan bahwa realisasi tertinggi berasal dari Biro Sumber Daya Manusia, sementara realisasi terendah terdapat pada unit standardisasi dan akreditasi dengan nilai sekitar Rp89,96 miliar.


Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah indikator kinerja strategis, seperti tingkat kegemaran membaca dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), masih dalam tahap finalisasi data. Hingga saat ini, data yang relatif lengkap baru diterima dari 121 kabupaten/kota, sementara 267 kabupaten/kota lainnya masih memiliki tingkat pelaporan di bawah 40 persen. Selain itu, data tingkat provinsi baru mencakup delapan provinsi.


“Kami menargetkan akhir bulan ini seluruh data dapat dilengkapi, dan pada 2 Februari mendatang tingkat kegemaran membaca serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat akan kami publikasikan,” jelas Aminuddin.


Terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2025, Aminuddin menyampaikan bahwa Perpusnas memperoleh pagu sebesar Rp232,47 miliar dengan tingkat penyaluran mencapai 90,62 persen. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan, perluasan, dan renovasi gedung perpustakaan, pengadaan peralatan, teknologi informasi dan komunikasi, serta bahan perpustakaan sesuai perencanaan yang ditetapkan melalui Bappenas.


Rapat selanjutnya dijadwalkan diisi dengan pendalaman materi serta tanggapan dan pertanyaan dari para anggota Komisi X DPR RI terkait paparan Perpusnas RI, khususnya menyangkut efektivitas program literasi nasional di tengah keterbatasan anggaran. 

DPR RI Hetifah Sjaifudian Ketua Komisi X DPR RI Komisi X Evaluasi Kinerja Perpusnas 2025 dan Kesiapan Program 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?