Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Kesehatan Finansial Keluarga Pilar Utama Ketahanan Ekonomi Nasional
DPR

Kesehatan Finansial Keluarga Pilar Utama Ketahanan Ekonomi Nasional

RedaksiBy RedaksiNovember 29, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati, menegaskan bahwa upaya membangun Indonesia yang inklusif dan tangguh harus dimulai dari penguatan kesehatan finansial di tingkat rumah tangga. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi ekonomi mikro yang apabila rapuh dapat menimbulkan risiko sistemik bagi ketahanan ekonomi nasional.

“Stabilitas keuangan sebuah negara tidak akan kokoh tanpa stabilitas di setiap rumah tangga. Keluarga yang memiliki manajemen finansial yang baik adalah benteng pertahanan pertama saat terjadi gejolak ekonomi, mampu mandiri, dan secara aktif berkontribusi pada investasi masa depan bangsa,” ujar Anis dalam keterangan tertulis kepada koranmerdeka.co, di Jakarta (29/11/2025).

Anis menjelaskan bahwa dalam berbagai diskursus ekonomi, pembahasan sering kali berfokus pada kebijakan makro, regulasi industri keuangan, atau pertumbuhan PDB. Padahal, ketahanan ekonomi Indonesia sesungguhnya bertumpu pada kondisi finansial keluarga sebagai unit terkecil perekonomian. “Kita sering berbicara tentang stabilitas ekonomi nasional, tetapi semua itu tidak akan berarti tanpa adanya stabilitas di tingkat akar rumput,” tegasnya.

Politisi Fraksi PKS ini menekankan bahwa kesehatan finansial rumah tangga merupakan indikator penting ketahanan ekonomi bangsa. Keluarga yang mampu mengelola utang, menabung, dan berinvestasi akan lebih siap menghadapi guncangan ekonomi, baik berupa inflasi, ketidakpastian global, maupun krisis keuangan.

Doktor Ilmu Ekonomi Islam itu kemudian menyampaikan tiga pesan kunci bagi keluarga Indonesia dalam membangun kesehatan finansial yang kokoh. Pertama, pentingnya disiplin anggaran dan pengendalian utang. Penyusunan dan kepatuhan pada anggaran bukan hanya soal pencatatan pengeluaran, tetapi tentang kemampuan menetapkan prioritas antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). Anis menyoroti bahaya utang konsumtif berlebihan sebagai penghambat utama kesehatan finansial. Menurutnya, utang sebaiknya bersifat produktif, yang dapat meningkatkan aset atau pendapatan keluarga.

Kedua, ia mendorong masyarakat untuk memperkuat investasi jangka panjang. Tidak hanya menabung, Anis merekomendasikan pemanfaatan instrumen keuangan berbasis syariah karena menawarkan prinsip keadilan, transparansi, dan menghindari spekulasi berlebihan. Instrumen tersebut dinilai lebih etis dan berkelanjutan, sekaligus relevan untuk perencanaan dana pendidikan anak, persiapan masa pensiun, dan kepemilikan aset.

Ketiga, Anis menekankan perlunya pendidikan finansial sejak dini. Menurutnya, pendidikan finansial dalam keluarga adalah investasi terbesar orang tua kepada anak. Anak-anak perlu dibiasakan memahami konsep menunda kepuasan (delayed gratification), nilai kerja keras, serta cara mengelola uang saku agar tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan bertanggung jawab secara finansial.

Di akhir pernyataannya, Anis berharap peningkatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya tata kelola keuangan keluarga dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. “Jika keluarga Indonesia kuat secara finansial, maka perekonomian nasional akan berdiri di atas fondasi yang kokoh,” tutupnya.

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati DPR RI Kesehatan Finansial Keluarga Pilar Utama Ketahanan Ekonomi Nasional
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?