Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Perikanan Budidaya Butuh Pemerataan Distribusi Benih dan Penguatan SDM
DPR

Perikanan Budidaya Butuh Pemerataan Distribusi Benih dan Penguatan SDM

RedaksiBy RedaksiNovember 9, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, menyoroti pentingnya pemerataan distribusi benih unggul dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perikanan budidaya. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Komisi IV ke Balai Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rina menilai, potensi pengembangan sektor perikanan budidaya di Sleman sangat menjanjikan. Hasil pembenihan yang dihasilkan oleh balai milik KKP dinilai berkualitas dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan). Namun, ia menekankan bahwa distribusi benih unggul masih belum merata dan banyak kelompok pembudidaya yang terlalu bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat.

“Sentralisasi pembenihan ikan ini membuat distribusinya belum merata. Pokdakan masih sangat bergantung terhadap bantuan dari pusat. Karena itu, kami mendorong kerja sama antara KKP, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian untuk menghasilkan benih unggul yang bisa dimanfaatkan secara luas,” jelas Rina kepada koranmerdeka.co usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (06/11/2025).

Selain itu, ia mendukung usulan agar kewenangan riset dan penelitian komoditas pangan dikembalikan ke lembaga teknis terkait, seperti KKP untuk sektor perikanan dan Kementerian Pertanian untuk sektor pertanian. Langkah ini, menurutnya, akan memperkuat koordinasi dan efektivitas hasil riset terhadap kebutuhan masyarakat.

Rina juga menyoroti tantangan harga pakan yang tidak sebanding dengan nilai jual hasil budidaya ikan. Kondisi ini menyebabkan margin keuntungan pembudidaya semakin kecil.

“Harga pakan yang tinggi tidak berimbang dengan harga jual hasil budidaya. Ini perlu menjadi perhatian KKP agar kesejahteraan para pelaku usaha budidaya bisa lebih terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut ia, mengangkat contoh keberhasilan Kampung Nila di Ciamis, salah satu daerah di daerah pemilihannya, yang telah mengembangkan teknologi nano dalam budidaya serta berhasil melakukan hilirisasi produk ikan nila menjadi berbagai olahan bernilai tambah seperti fillet, keripik, hingga es krim tanpa mengurangi kandungan gizinya.

“Kampung Nila bisa menjadi contoh sukses yang patut direplikasi di daerah lain. Bahkan bisa dijadikan tempat magang bagi kelompok pembudidaya dari wilayah lain agar transfer ilmu dan teknologi bisa terjadi,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Rina menegaskan pentingnya penguatan SDM perikanan budidaya, baik dari segi jumlah maupun kompetensi, terutama di daerah-daerah dengan potensi perikanan besar.

“Kita masih kekurangan tenaga ahli di bidang perikanan, mulai dari teknisi budidaya hingga dokter hewan perikanan. Ini harus menjadi perhatian bersama agar sektor ini bisa terus berkembang dan berdaya saing,” tutup Politisi Fraksi PKB ini. 

Anggota Komisi IV DPR RI DPR RI Perikanan Budidaya Butuh Pemerataan Distribusi Benih dan Penguatan SDM Rina Sa’adah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?