Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Pemerintah Diminta Percepat Penyaluran Beras dan Penyerapan Jagung di NTT
DPR

Pemerintah Diminta Percepat Penyaluran Beras dan Penyerapan Jagung di NTT

RedaksiBy RedaksiSeptember 24, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, saat melakukan kunjungan kerja bersama tim Komisi IV DPR RI ke Perum Bulog di Kupang/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, mendorong percepatan penyaluran beras dan penyerapan jagung oleh Bulog di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja bersama tim Komisi IV DPR RI ke Perum Bulog di Kupang, dalam rangka meninjau langsung implementasi program stabilisasi pasokan dan harga angan (SPHP) serta penyerapan hasil panen jagung dari petani lokal.


Menurut Ahmad Yohan, penyaluran beras SPHP di NTT hingga Oktober 2025 baru mencapai sekitar 40 persen. Ia menilai capaian tersebut belum maksimal dan berharap program ini dapat diselesaikan secepatnya, terutama mengingat kebutuhan masyarakat yang semakin mendesak akibat tingginya harga beras dan kelangkaan di sejumlah wilayah.


“Mudah-mudahan di November ini bisa kita selesaikan agar bantuan untuk rakyat ini segera tersalurkan. Rakyat sangat membutuhkan, terlebih saat harga beras di lapangan semakin mahal,” ujar Ahmad Yohan kepada koranmerdeka.co, Prov NTT, Kupang, Senin (22/9/2025).


Ia menegaskan, keterlambatan ini disebabkan belum adanya penugasan resmi dari pemerintah pusat, yang masih menunggu hasil rapat terbatas (ratas). “Penyalurannya belum maksimal karena menunggu keputusan ratas. Mudah-mudahan kebijakan ini segera keluar agar sisa penyaluran Oktober November bisa segera dituntaskan,” terangnya.


Selain memantau stok beras, Ahmad Yohan juga menyoroti persoalan rendahnya serapan jagung oleh Bulog di NTT. Ia menyebut bahwa kualitas jagung di wilayah ini sangat baik, bahkan terbaik di Indonesia, namun realisasi serapan masih jauh dari target. “Target penyerapan jagung oleh Bulog sebesar 27 ribu ton, tetapi hingga kini baru sekitar 300 ton yang terserap. Ini angka yang sangat kecil,” katanya.


Politisi Fraksi PAN meminta Bulog agar lebih aktif turun ke lapangan, menjangkau langsung area pertanian dan peternakan, serta tidak hanya menunggu pasokan masuk ke gudang. “Bulog harus turun ke area pertanian agar bisa menyerap jagung langsung dari petani. Mereka sangat membutuhkan hasil panennya segera dibeli,” terangnya.


Yohan menjelaskan bahwa persoalan kadar air yang sebelumnya menjadi penghambat penyerapan kini sudah mulai teratasi, setelah jagung dijemur lebih lama oleh petani agar sesuai dengan standar pembelian Bulog.


Legislator Dapil NTT I menyampaikan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mendorong NTT menjadi lumbung jagung nasional. Ia menyebut bahwa cita-cita ini telah lama menjadi harapan masyarakat dan para pemimpin daerah di NTT.


“Provinsi NTT punya potensi besar. Lahan tersedia, kualitas jagung sangat baik, dan petani aktif di hampir semua kabupaten. Tinggal dukungan teknologi dan kebijakan yang lebih serius dari pusat.” paparnya.


Menurutnya, jika didukung secara optimal, NTT tak hanya bisa swasembada jagung, tetapi juga mampu menjadi daerah penghasil utama jagung untuk kebutuhan nasional hingga ekspor. “Saat ini terjadi kelangkaan jagung untuk kebutuhan peternakan. Ini momentum bagi NTT untuk menunjukkan potensinya dan ambil bagian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkas Yohan. 

Ahmad Yohan DPR RI Pemerintah Diminta Percepat Penyaluran Beras dan Penyerapan Jagung di NTT Wakil Ketua Komisi IV DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

DPR Maret 9, 2026

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, menyatakan dukungannya terhadap penerbitan Peraturan Menteri Komunikasi dan…

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Daya Saing Industri Makanan-Minuman Perlu Dukungan Energi, SDM, dan Bahan Baku

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?