Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»BI Harus Gencar Sosialisasi Payment ID Demi Hindari Misinformasi Publik
DPR

BI Harus Gencar Sosialisasi Payment ID Demi Hindari Misinformasi Publik

RedaksiBy RedaksiAgustus 14, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XI DPR RI Amin AK saat Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI ke Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Peluncuran Payment ID sebagai identitas tunggal transaksi digital terus disorot. Meskipun batal diluncurkan pada 17 Agustus 2025 besok, adanya kebijakan ini digadang-gadang menjadi kelanjutan dari keberhasilan QRIS, yang mana akan mempermudah transaksi digital lintas platform. 

Dengan target penerapan penuh pada 2030, BI memiliki waktu lima tahun untuk memastikan sistem ini tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga diterima secara sosial oleh masyarakat. Walaupun begitu, Anggota Komisi XI DPR RI Amin AK mengingatkan harus ada sosialisasi masif sebagai salah satu kunci keberhasilan Payment ID.

“BI harus aktif melakukan sosialisasi untuk menekan mispersepsi bahwa semua data pribadi dan keuangan masyarakat akan terbuka tanpa batas,” kata Amin kepada koranmerdeka.co di sela-sela agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI ke Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (13/8/2025).

Hal ini menjadi sorotannya lantaran muncul kekhawatiran publik karena kurangnya informasi yang benar. Padahal, menurutnya, Payment ID tidak akan memberikan akses penuh kepada BI untuk memantau seluruh aspek ekonomi individu. 

“Yang bisa diakses hanya data yang relevan dengan transaksi, untuk mencegah kecurangan, penghindaran pajak, dan money laundering,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.

Ia juga menambahkan, peta jalan implementasi Payment ID mencakup tiga fokus utama berupa membangun sistem yang kuat, menyusun regulasi yang komprehensif, dan melakukan edukasi publik. “Keamanan data harus jadi prioritas, tapi sosialisasi tidak kalah pentingnya. Masyarakat perlu tahu manfaatnya dan apa yang tidak dilakukan sistem ini,” tegas Amin.

Menutup pernyataan, Politisi Fraksi PKS ini akan mengawal proses sosialisasi ini, termasuk mengawasi BI agar pesan yang disampaikan ke publik jelas, konsisten, dan tepat sasaran. Baginya, tanpa sosialisasi yang baik, resistensi publik bisa menghambat proses migrasi sistem pembayaran.

Diketahui, Bank Indonesia (BI) menegaskan Payment ID tidak diluncurkan bulan ini karena masih dalam tahap uji coba. Sebelumnya diberitakan, Payment ID merupakan sistem yang digunakan untuk mencatat semua transaksi masyarakat.

“Sampai hari ini belum ada yang namanya Payment ID. Kita masih sandbox, uji coba, piloting, gitu ya. Itu yang masih kita kerjakan di BI,” kata Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia (BI), Dicky Kartikoyono di Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2025).

Dicky melanjutkan, sistem ini akan diuji coba bersama pemerintah pada September 2025 terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) nontunai. Sedangkan penyaluran bansos nontunai sendiri merupakan kewenangan pemerintah.

Amin Ak BI Harus Gencar Sosialisasi Payment ID Demi Hindari Misinformasi Publik DPR RI Komisi XI DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?