Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Tren Positif PMI Harus Diikuti Terobosan Struktural, Kemenperin Layak Jadi Motor Industrialisasi Nasional
DPR

Tren Positif PMI Harus Diikuti Terobosan Struktural, Kemenperin Layak Jadi Motor Industrialisasi Nasional

RedaksiBy RedaksiAgustus 5, 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, menyambut positif kenaikan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Juli 2025 yang dirilis S&P Global. Menurutnya, peningkatan angka PMI dari 46,9 di bulan Juni menjadi 49,2 pada Juli merupakan sinyal awal pemulihan sektor industri yang patut diapresiasi, meskipun belum cukup untuk menyatakan bahwa sektor ini telah sepenuhnya bangkit.

“Kenaikan PMI merupakan kabar baik. Tapi kita tidak boleh terlena. Ini baru permulaan dari upaya panjang untuk mengembalikan industri manufaktur Indonesia ke jalur ekspansi yang berkelanjutan,” ujar Ilham dalam keterangan persnya Jakarta, Jumat (5/8/2025).

Ia menilai perbaikan ini mencerminkan membaiknya sentimen pelaku industri dalam beberapa minggu terakhir, terutama setelah adanya kepastian tarif dari Amerika Serikat serta kemajuan dalam perundingan dagang antara Indonesia dan Uni Eropa melalui IEU-CEPA. 

“Kepiawaian diplomasi Presiden Prabowo Subianto dalam memperjuangkan tarif perdagangan yang lebih kompetitif adalah langkah strategis yang layak diapresiasi. Tapi itu baru bagian awal. Implementasi teknis dan keberlanjutan kebijakan harus menjadi perhatian utama ke depan,” tambahnya.

Ilham sepakat dengan Kementerian Perindustrian bahwa sektor manufaktur nasional saat ini tengah berada pada momentum penting. Menurutnya, meskipun ada perbaikan angka PMI, pelaku industri masih menghadapi tekanan nyata, seperti lemahnya permintaan ekspor, naiknya harga input akibat konflik geopolitik, serta kekhawatiran akan keberlanjutan kebijakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

“Saya mendukung sepenuhnya langkah Kementerian Perindustrian dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan perdagangan internasional dan keberpihakan terhadap industri dalam negeri. Ke depan, tantangannya adalah memastikan kebijakan perlindungan tidak bersifat sektoral, tetapi menjangkau industri padat karya lain yang saat ini masih menunggu kepastian regulasi,” tegas legislator muda Partai Golkar itu.

Menurut Ilham, dari perspektif legislatif, peran Kementerian Perindustrian harus ditingkatkan bukan hanya sebagai pengelola regulasi teknis industri, tetapi sebagai arsitek utama industrialisasi nasional. Ia menilai, dengan kerangka Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) yang ditujuan untuk mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo yang kini dijalankan Kemenperin, Indonesia memiliki peluang besar untuk membangun basis industri yang tidak hanya tangguh secara ekonomi, tetapi juga berperan sebagai alat pertahanan non-militer negara.


“Industri bukan lagi semata soal ekspor dan pertumbuhan ekonomi. Di tengah ketegangan geopolitik global, industri adalah komponen utama dari ketahanan nasional. Negara-negara besar sudah lama menempatkan sektor industri dalam konteks geopolitik dan daya tahan nasional. Indonesia harus bergerak ke arah itu,” ujar Ilham.


Ilham menyoroti mendorong penguatan sistem data industri nasional melalui platform ‘Satu Peta Industri Nasional’, yang mampu memetakan pasokan bahan baku, kapasitas produksi, dan distribusi antarsektor secara real-time. “Kalau kita ingin industri lebih efisien, maka kita butuh data yang presisi. Ini peran Kemenperin untuk membangun ‘Satu Peta Industri Nasional’,” katanya.


Terkait isu fiskal, Ilham mendorong agar pemerintah mulai menerapkan skema insentif berbasis keterkaitan rantai nilai lokal. Ia mengusulkan skema Industri-Linked Tax Credit, yakni insentif pajak penghasilan badan berdasarkan seberapa besar proporsi input lokal dalam produksi suatu perusahaan. 


“Ini akan mendorong substitusi impor secara nyata. Dan saya minta Kemenperin diberi wewenang melakukan audit TKDN agar tidak hanya tergantung pada Direktorat Jenderal Pajak,” tegasnya.


Ia juga mendukung penuh langkah Kemenperin yang memperhatikan keberlanjutan kebijakan TKDN, khususnya pada sektor yang sensitif seperti produk Handphone, Komputer Genggam, dan Tablet (HKT). Menurutnya, kebijakan TKDN bukan sekadar target angka, tetapi strategi menciptakan demand domestik yang bisa mendorong masuknya investasi industri manufaktur baru ke dalam negeri.


Sebagai penutup, Ilham menyampaikan bahwa sebagai anggota Komisi VII DPR RI, ia akan terus menjadi mitra strategis Kemenperin dalam mengawal arah industrialisasi Indonesia. 


Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan langkah teknis Kemenperin hari ini harus diletakkan dalam konteks besar visi Asta Cita Presiden Prabowo, yakni membangun Indonesia yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menjadi jangkar stabilitas kawasan melalui kekuatan industri nasional.


“PMI boleh naik. Tapi kerja kita belum selesai. Justru di sinilah letak tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, parlemen, dan pelaku industry, untuk memastikan kebangkitan ini tidak sesaat, tetapi struktural, menyeluruh, dan berkelanjutan,” pungkas Ilham Permana.

Anggota Komisi VII DPR RI DPR RI Ilham Permana Tren Positif PMI Harus Diikuti Terobosan Struktural
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?