Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Rahayu Saraswati: AI Harus Jadi Mitra, Bukan Ancaman bagi Animator Lokal
DPR

Rahayu Saraswati: AI Harus Jadi Mitra, Bukan Ancaman bagi Animator Lokal

RedaksiBy RedaksiJuli 28, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, saat kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI ke Studio Animasi Manimonki di Surakarta, Jawa Tengah/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, menegaskan bahwa kehadiran kecerdasan buatan (AI) dalam industri animasi tidak boleh dipandang sebagai ancaman, melainkan peluang untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi produksi. Pernyataan ini disampaikannya dalam kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI ke Studio Animasi Manimonki di Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2025).

Rahayu mendorong para pelaku industri kreatif, khususnya animator lokal, untuk bersikap terbuka dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI dalam proses kreatif.

“AI bukan musuh, melainkan mitra. Kita terbuka bahkan terhadap karya yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI, karena kenyataannya, film berbasis AI dari Indonesia sudah mampu meraih penghargaan di ajang internasional seperti Cannes,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini kepada koranmerdeka.co

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya pendekatan yang berimbang agar perkembangan teknologi tidak menyingkirkan peran manusia di balik karya animasi. Menurutnya, AI harus dijadikan alat bantu yang memperkuat potensi kreatif animator, bukan menggantikannya secara total.

“Yang penting adalah bagaimana kita bisa memastikan bahwa para animator tetap mendapat tempat, tetap berkiprah, dan bisa berkolaborasi dengan teknologi. Bukan malah tersingkir karena tidak bisa bersaing dengan mesin,” tegas politisi dari Fraksi Gerindra itu.

Lebih lanjut, Rahayu menyampaikan pentingnya regulasi yang jelas dan inklusif dalam menghadapi perkembangan AI di sektor ekonomi kreatif. Ia mendorong pembahasan lintas komisi dan lintas kementerian guna merancang kerangka hukum yang bisa menjawab tantangan sekaligus melindungi para pekerja kreatif.

“Regulasi soal AI masih belum tersentuh secara komprehensif. Kita butuh payung hukum yang bisa memberikan perlindungan kepada pekerja kreatif, sekaligus memberi kepastian bagi pelaku usaha dan pengembang teknologi,” ungkapnya.

Menurutnya, diskursus tentang AI tak bisa hanya dibahas dari sisi teknologi atau industri saja, tetapi juga harus menyentuh aspek etika, perlindungan karya, dan keberlanjutan tenaga kerja kreatif. Komisi VII, kata Rahayu, siap terlibat aktif dalam mendorong pembahasan regulasi yang holistik dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan akademisi dalam menyusun peta jalan pemanfaatan AI di sektor kreatif. Hal ini penting agar inovasi berbasis teknologi tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

“Jangan sampai kita terjebak pada euforia teknologi tapi lupa pada manusianya. Indonesia harus jadi negara yang memimpin transformasi digital secara inklusif dan berkeadilan, terutama dalam sektor kreatif yang jadi kekuatan bangsa ke depan,” pungkasnya.

AI Harus Jadi Mitra DPR RI Rahayu Saraswati Wakil Ketua Komisi VII DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?