Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Legislator Desak Perlindungan Hukum Petugas BPN Tangani Sengketa Lahan
DPR

Legislator Desak Perlindungan Hukum Petugas BPN Tangani Sengketa Lahan

RedaksiBy RedaksiJuli 27, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi II DPR RI, Mohammad Toha saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi II ke Provinsi Aceh/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Minimnya perlindungan hukum terhadap petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) di lapangan menjadi sorotan Anggota Komisi II DPR RI, Mohammad Toha, dalam kunjungan kerja reses Komisi II ke Provinsi Aceh, Kamis (25/7/2025). Hal ini mengemuka saat Toha berdialog langsung dengan jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan (Kantah) dari 23 kabupaten/kota di Aceh.


“Petugas di lapangan butuh perlindungan. Kalau setiap keputusan mereka bisa berujung pidana karena dinamika lapangan yang kompleks, siapa yang berani bekerja?” ujar Toha prihatin.


Ia menjelaskan, banyak kasus di lapangan yang melibatkan konflik administratif terkait status lahan, meski prosedur telah dijalankan secara sah. Salah satu contoh adalah penerbitan sertifikat berdasarkan surat keterangan dari kepala desa, yang kemudian digugat karena lahan tersebut telah masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) yang sudah habis masa berlaku.


Menurut Toha, kondisi ini membuat para petugas BPN merasa tidak aman secara hukum dalam menjalankan tugas mereka, padahal keberadaan mereka krusial dalam mendukung upaya sertifikasi lahan dan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).


“Untuk cetak dan fotokopi saja anggaran terbatas, apalagi untuk biaya operasional pengukuran ribuan hektare HGU di berbagai kabupaten/kota. Ini hambatan teknis yang nyata,” jelasnya.


Di luar persoalan tersebut, Toha juga menyinggung kompleksitas masalah pertanahan yang masih membelit Aceh, termasuk sengketa aset lahan antara TNI Angkatan Darat dan masyarakat maupun pemerintah daerah. Salah satu kasus yang mencuat adalah status lahan Masjid Raya Baiturrahman dan sekitarnya, yang oleh Kementerian Keuangan disebut sebagai aset TNI, meski secara historis memiliki surat wakaf dari Sultan Iskandar Muda.


“Ini bukan sekadar konflik administratif, tapi sudah menyentuh aspek historis dan keagamaan. Penyelesaiannya tak bisa di tingkat daerah, perlu duduk bersama antara Kementerian Keuangan, Kementerian Agraria, dan TNI,” tegas Toha.


Dalam pertemuan yang juga melibatkan Gubernur Aceh dan unsur Forkopimda, Toha turut menerima aspirasi strategis terkait keberlanjutan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Aceh yang akan berakhir pada 2027.


“Mereka menyampaikan bahwa tanpa UU Otsus, maka anggaran Otsus juga akan berhenti. Sementara saat ini, Pemerintah Provinsi Aceh masih sangat bergantung pada dana tersebut. Bahkan dalam kondisi efisiensi APBA hingga Rp1,8 triliun, mereka menyebutkan kesulitan ‘bernapas’,” ujarnya.


Toha menilai, berbagai persoalan pertanahan yang terjadi di Aceh merepresentasikan kondisi nasional, yang menunjukkan bahwa sistem hukum agraria Indonesia perlu dibenahi.


“Masalah tanah itu luar biasa rumit. Kita harus cukup kuat secara politik dan hukum untuk bisa menyelesaikannya demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.

Anggota Komisi II DPR RI DPR RI Legislator Desak Perlindungan Hukum Petugas BPN Tangani Sengketa Lahan Mohammad Toha
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?