Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Serap Aspirasi Putusan MK Soal Pendidikan Gratis, Cellica: Perlu Identifikasi, Beban Daerah Jangan Bertambah
DPR

Serap Aspirasi Putusan MK Soal Pendidikan Gratis, Cellica: Perlu Identifikasi, Beban Daerah Jangan Bertambah

RedaksiBy RedaksiJuli 9, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Cellica Nurrachadiana saat pertemuan kunjungan kerja BAM DPR RI di kantor Gubernur Jawa tengah, Semarang/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Cellica Nurrachadiana menilai pemberian pendidikan dasar secara gratis terhadap penyelenggara sekolah swasta, merupakan langkah yang logis demi memastikan program wajib belajar sembilan tahun berjalan optimal.

Hal ini ia sampaikan dalam kunjungan kerja BAM DPR RI terkait kesiapan daerah dalam mengimplementasikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penyelenggaraan pendidikan dasar tanpa dipungut biaya di kantor Gubernur Jawa tengah, Semarang, Senin (7/7/2025).

“Karena tujuan pemerintah adalah bagaimana sembilan tahun wajib belajar ini terealisasi dengan sempurna. Kalau di Kota Semarang saja ada 5 ribu siswa yang tidak tertampung, berarti kita harus mengidentifikasi, contohnya sekolah-sekolah swasta  yang berdekatan dengan anak tersebut sekolah untuk nanti dititipkan di sekolah swasta tersebut bisa dibantu oleh pemerintah, baik dari pusat maupun daerah,” ujar Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Lebih lanjut, ia menambahkan tantangan utama terkait putusan MK tersebut terletak pada alokasi anggaran yang belum sepenuhnya murni untuk pembiayaan pendidikan. “Karena 20 persen anggaran di daerah itu masih mencakup belanja pegawai, PPPK, jadi tidak fokus sepenuhnya murni untuk pembiayaan pendidikan,” tambah Cellica.

Terkait hal itu ia pun mengusulkan pemberian pendidikan dasar secara gratis terhadap penyelenggara sekolah swasta sebaiknya difokuskan terhadap sekolah swasta dengan pembiayaan yang tergolong rendah agar nantinya tepat sasaran.

“Karena jika ditujukan untuk swasta dengan pembiayaan yang tinggi pastinya akan ada potensi kendala terkait legitimasi aset, sistem, serta penyesuaian regulasi dan kurikulum yang akan dihadapi. Ditambah jika menerima bantuan pemerintah, akan ada intervensi dari Kementerian Pendidikan terutama terkait standar kurikulum yang harus dicapai,” jelasnya.

Berbagai masukan yang dihimpun melalui BAM DPR RI, lanjut Cellica nantinya akan menjadi bahan pertimbangan penting yang akan disampaikan kepada Komisi X DPR RI. “Kami tidak ingin kebijakan ini justru menjadi beban tambahan bagi daerah. Jangan sampai tujuan utama untuk menyelesaikan wajib belajar sembilan tahun terganggu,” tegasnya.

Oleh karenanya ia berharap perlu adanya pemetaan mendetail mengenai angka putus sekolah, jumlah penerima paket A, B, dan C, serta tantangan lain yang masih dihadapi daerah. Cellica berharap, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dapat memperkuat indeks pembangunan manusia khususnya dari sektor pendidikan. “Masukan-masukan ini penting agar implementasi putusan MK bisa berjalan efektif tanpa memberatkan daerah,” pungkas Cellica.

Cellica Nurrachadiana DPR RI Serap Aspirasi Putusan MK Soal Pendidikan Gratis Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?