Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Reni Astuti Dorong Solusi Konkret dan Keberpihakan Nyata untuk Driver Ojol
DPR

Reni Astuti Dorong Solusi Konkret dan Keberpihakan Nyata untuk Driver Ojol

RedaksiBy RedaksiMei 28, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi V DPR RI Reni Astuti dalam Forum Legislasi yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen bersama Biro Pemberitaan DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi V DPR RI Reni Astuti menegaskan bahwa para pengemudi ojek online (ojol) tidak hanya membutuhkan diskusi, tetapi juga solusi konkret atas permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari. Pernyataan ini ia sampaikan dalam Forum Legislasi bertajuk “Efisiensi RUU Transportasi Online” yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen bersama Biro Pemberitaan DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

“Yang diharapkan para driver ojol itu solusi. Kalau diskusi tidak menghasilkan kebijakan, hanya akan menambah tumpukan harapan yang tidak kunjung terwujud. Itu yang menjadi kegalauan sekaligus tanggung jawab kami di DPR RI,” ujar Reni Astuti.

Ia menekankan bahwa salah satu tugas utama DPR RI adalah memberikan solusi nyata terhadap permasalahan masyarakat, termasuk yang dihadapi para pengemudi transportasi daring. Reni menyebut bahwa aspirasi para ojol sudah sangat jelas, baik melalui aksi unjuk rasa maupun Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi V.

“Ujung-ujungnya dari semua aspirasi itu adalah mereka tidak hidup layak dari profesinya. Kesejahteraan bagi para driver ojol masih jadi mimpi dan janji, belum menjadi kenyataan,” tuturnya.

Lebih jauh, Politisi Fraksi PKS ini menyoroti belum adanya keberpihakan nyata dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terhadap kondisi para pengemudi ojol. Ia mencontohkan ketidakselarasan antara regulasi potongan pendapatan oleh aplikator dengan kenyataan di lapangan.

“Permenhub mengatur batas maksimal potongan 15% ditambah 5% untuk pajak, tapi faktanya ada aplikator yang memotong hingga 40–50%. Di sinilah pentingnya transparansi. Kemenhub mestinya sudah melakukan audit terhadap angka-angka potongan ini,” tegasnya.

Reni juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi driver ojol perempuan, terutama mereka yang menjadi tulang punggung keluarga. Melalui penelitiannya di tingkat doktoral di Universitas Airlangga, ia mendapati banyak driver perempuan harus bekerja hingga larut malam demi memenuhi kebutuhan dasar keluarganya.

“Mereka menghadapi risiko tinggi di jalanan, dan ini bukan hal yang ringan. Kemenhub semestinya menunjukkan keberpihakan nyata. Saya belum melihat itu. Kalau belum ada rapat di Komisi V, minimal ada konferensi pers atau pernyataan terbuka soal posisi Kemenhub,” lanjut Reni.

Menurutnya, jika Undang-Undang masih dalam proses yang memerlukan waktu, maka dibutuhkan langkah cepat dan konkret dari pemerintah sebagai regulator.

“Saya usulkan agar dalam waktu dua sampai tiga bulan ke depan sudah ada solusi jelas. Jika tidak ada transparansi dari aplikator, Kemenhub harus turun tangan langsung, lakukan audit. Semua pihak harus diatur agar tidak saling mengeksploitasi,” katanya.

Reni juga menekankan bahwa keadilan dalam ekosistem transportasi daring akan berdampak luas, termasuk bagi masyarakat sebagai pengguna jasa.

“Jika para driver ojol dan aplikator bisa tumbuh bersama tanpa eksploitasi, maka masyarakat juga akan mendapat manfaatnya. Di sinilah peran pemerintah sangat penting sebagai fasilitator dan regulator,” tutupnya.

Forum ini juga menghadirkan narasumber lainnya seperti Anggota Komisi V DPR RI Adian Napitupulu dan Mori Hanafi, Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Perwakilan Ojol Raden Igun Wicaksono, serta Pengamat Transportasi Darmaningtyas. Acara dipandu oleh Faisal Aristama dari RMOL dan berlangsung dinamis dengan menampung berbagai perspektif menuju regulasi transportasi daring yang lebih adil dan efisien. 

Anggota Komisi V DPR RI DPR RI Reni Astuti Reni Astuti Dorong Solusi Konkret dan Keberpihakan Nyata untuk Driver Ojol
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?