Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Desentralisasi Penanggulangan Dengue, Sri Meliyana: Pemda Jangan Tunggu Komando Pusat
DPR

Desentralisasi Penanggulangan Dengue, Sri Meliyana: Pemda Jangan Tunggu Komando Pusat

RedaksiBy RedaksiMei 26, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana dalam diskusi publik tingkat atas Kaukus Kesehatan DPR RI demgan Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana menekankan pentingnya pendekatan desentralistik dalam penanggulangan wabah demam berdarah dengue (DBD) yang kini dinilai meningkat di Indonesia. Sebab itu, ia menegaskan, kepala daerah berperan vital untuk menekan angka kasus dan kematian akibat dengue yang sudah bersifat endemik di ratusan kabupaten/kota.

“Jangan tunggu komando dari pusat. Kepala daerah harus proaktif. Mereka yang tahu kondisi wilayahnya, mereka yang bisa menggerakkan masyarakat secara langsung,” ujar Meli dalam diskusi publik tingkat atas Kaukus Kesehatan DPR RI demgan Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025).

Menurut Meli, salah satu kelemahan dalam penanganan DBD adalah rendahnya inisiatif lokal dalam menjalankan inovasi seperti penyebaran nyamuk ber-Wolbachia. Sebagai contoh, ia menyoroti kasus penolakan di Jawa Barat sebagai tantangan implementasi di lapangan yang seharusnya tidak menghambat program serupa di wilayah lain.

“Kalau satu daerah menolak, bukan berarti yang lain juga menolak. Kita butuh data wilayah yang siap dan mau. Jangan kita padamkan peluang hanya karena satu daerah gagal,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa DBD tak bisa dilawan hanya dengan kampanye, tetapi harus melalui langkah konkret yang terlihat dalam anggaran dan tindakan nyata di lapangan. “Kalau hanya seremonial, hanya imbauan, maka hasilnya tidak akan terlihat. Harus ada pembiayaan, ada sarana dan strategi preventif yang dikuatkan. Puskesmas harus dilengkapi, kader kesehatan harus diperkuat,” tegasnya.

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menyarankan model penanggulangan dengue berbasis komunitas dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Ia mencontohkan model kompetisi kebersihan yang efektif menggerakkan masyarakat di beberapa daerah. 

“Banyak hal di Indonesia ini lebih berhasil kalau dilombakan. Itu budaya kita,” ungkap Meli.

Mengakhiri pernyataannya, dirinya menegaskan bahwa keberhasilan satu daerah harus menjadi model untuk daerah lain. Ia mendorong agar praktik baik yang sudah terbukti bisa segera ditiru dan diperluas implementasinya secara nasional. “Sudah tidak zaman lagi studi banding. Sekarang waktunya studi tiru. Tirulah yang sudah berhasil di dalam negeri,” pungkasnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Desentralisasi Penanggulangan Dengue DPR RI Sri Meliyana
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?