Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Kasus HIV/AIDS Kian Marak, Puan: Perkuat Edukasi dan Perlindungan Bagi Generasi Muda
DPR

Kasus HIV/AIDS Kian Marak, Puan: Perkuat Edukasi dan Perlindungan Bagi Generasi Muda

RedaksiBy RedaksiMei 24, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menyoroti lonjakan kasus HIV/AIDS yang menyerang remaja atau anak muda. Menurutnya, meningkatnya kasus HIV/AIDS merupakan sinyal bahaya bagi masa depan generasi muda bangsa.

 “Fenomena peningkatan kasus HIV/AIDS di kalangan remaja dan anak muda tentunya menjadi keprihatinan kita bersama. Ini harus jadi warning bagi pemangku kebijakan untuk memperbaiki program-program edukasi reproduksi, khususnya untuk melindungi generasi muda kita,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima koranmerdeka.co, di Jakarta, Jumat (23/5/2025). 

Adapun peningkatan kasus HIV/AIDS dilaporkan terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka, total penderita HIV/AIDS menembus di wilayah tersebut tembus hingga di angka 2.000 orang. Sebanyak 822 kasus di antaranya menjerat pelajar dan mahasiswa.

Dengan angka lebih dari 800 anak muda terjangkit di Majalengka, Puan menilai penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja sudah berada di level darurat. 

“Ini soal masa depan bangsa yang pelan-pelan terkikis karena kurangnya perlindungan bagi mereka. Anak-anak ini mestinya sedang belajar, bermimpi, tumbuh kuat. Tapi hari ini mereka sedang berjuang bertahan hidup,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan mengingatkan, Negara punya tanggung jawab menyediakan ruang aman bagi remaja untuk bertanya, belajar, dan mendapatkan informasi yang benar tentang tubuh mereka. Termasuk terhadap risiko kesehatan seksual dan bahaya penyalahgunaan narkoba, yang bisa juga menyebabkan penyebaran HIV/AIDS.

“Edukasi seksual masih dianggap tabu, padahal keterbukaan justru bisa menyelamatkan nyawa. Belum lagi masalah penyalahgunaan narkoba yang juga masih menjadi pekerjaan rumah (PR) di Indonesia,” ungkap Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Puan juga menyebut, Pemerintah tidak bisa lagi hanya mengandalkan imbauan moral semata.

“Anak-anak jadi takut bicara, malu berobat, atau enggan memeriksakan diri. Pemerintah harus berani memutus rantai stigma dan mulai bicara soal pencegahan, bukan hanya larangan. Harus ada pendekatan humanis yang dapat membangun kepercayaan mereka,” sebut Puan. 

Cucu Proklamator RI itu menambahkan, diperlukan juga intervensi nyata, sistematis, dan melibatkan lintas kementerian untuk mengatasi persoalan ini mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, hingga Kementerian Sosial. Menurut Puan, penanganan lonjakan kasus HIV/AIDS tidak bisa hanya diatasi oleh pemerintah daerah saja, tapi juga perlu dukungan pusat. 

“Dibutuhkan komitmen bersama untuk memastikan anak-anak kita bertumbuh dalam lingkungan yang baik. Ini menjadi tanggung jawab bagi Pemerintah, dunia pendidikan, dan komunitas sosial budaya. Tentunya juga dari lingkungan terdekat mereka, yaitu keluarga,” terang mantan Menko PMK tersebut.

Sebagai informasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka meluncurkan inovasi  program LAJUR PESAT (Kolaborasi Wujudkan Remaja Peduli HIV/AIDS secara Sistematis) untuk menekan angka kasus HIV/AIDS. Program ini dikolaborasikan dengan sekolah-sekolah hingga Kwarcab Pramuka setempat. Tujuan program tersebut untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang HIV/AIDS di kalangan pelajar. 

Puan mengatakan, perlindungan generasi muda dari penyebaran HIV/AIDS harus dijadikan sebagai agenda nasional. Sebab setiap daerah pasti juga menghadapi tantangan yang sama.

“Kita ingin agar anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa punya jaminan masa depan yang baik. Ini yang harus dipastikan Negara dengan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan mereka, termasuk perlindungan kesehatan,” papar Puan.

Puan pun mendorong lahirnya program nasional lintas sektor untuk perlindungan kesehatan remaja, seperti skrining rutin di sekolah, pendampingan psikologis, serta layanan konseling yang aman dan tidak menghakimi. 

“Kita tidak bisa terus menerus membiarkan anak-anak kita tumbuh dalam kebingungan, ketakutan, dan tanpa perlindungan. Mereka adalah generasi yang akan menggantikan kita. Kalau hari ini kita abai, besok yang kita wariskan hanyalah luka,” tutupnya.

DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani Kasus HIV/AIDS Kian Marak Ketua DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?