Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Konferensi Parlemen OKI: Kedalaman Khazanah Sejarah Islam di Pidato Presiden RI
DPR

Konferensi Parlemen OKI: Kedalaman Khazanah Sejarah Islam di Pidato Presiden RI

RedaksiBy RedaksiMei 15, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menyebut pidato Presiden Prabowo sebagai pidato yang powerful dan sangat menginspirasi. Maka dari itu dirinya memberikan apresiasi tinggi terhadap pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Konferensi Parlemen Negara-Negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) alias PUIC yang digelar di Gedung DPR RI pada Rabu malam, (14/5/2025).


“Kami mengapresiasi pidato Presiden Prabowo yang sangat menggugah. Bukan hanya karena keberpihakan beliau yang jelas terhadap Palestina, tetapi juga karena kedalaman khazanah sejarah Islam yang beliau hadirkan. Ini menunjukkan kapasitas seorang pemimpin yang memahami akar peradaban dan mampu menggunakannya sebagai daya ungkit membangkitkan kembali peran strategis dunia Islam masa kini,” ujar Habib Aboe Bakar.


Menurutnya, Pidato Presiden yang sarat makna, dinilai mampu menggugah semangat persatuan dunia Islam dan menunjukkan sikap tegas Indonesia dalam membela hak-hak rakyat Palestina. Presiden Prabowo tidak hanya menyampaikan pandangan politik luar negeri, tetapi juga merefleksikan pelajaran sejarah dari para tokoh besar dunia Islam seperti Khalid bin Walid, Shalahuddin Al-Ayyubi, hingga Muhammad Al-Fatih.


“Penggalan-penggalan sejarah yang diangkat oleh Presiden Prabowo bukan sekadar retorika, melainkan strategi komunikasi yang cerdas untuk membangun kesadaran kolektif dan mempersatukan negara-negara anggota OKI di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” paparnya.


Lebih lanjut, Habib Aboe Bakar juga menyoroti penekanan Presiden terhadap pentingnya solidaritas dan persatuan di antara negara-negara Islam. Dalam konteks global yang diwarnai ketidakadilan dan konflik berkepanjangan, terutama terhadap rakyat Palestina, pidato tersebut dinilai tepat dan relevan.


“Isu Palestina mendapat porsi utama dalam pidato Presiden, dan ini sangat kami hargai. Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak akan pernah surut dalam membela hak-hak rakyat Palestina. Sikap ini selaras dengan konstitusi kita, nilai-nilai kemanusiaan universal, dan tentu saja dengan amanat rakyat Indonesia yang mayoritas mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina,” tegas Habib Aboe Bakar.


Ia berharap, pidato tersebut tidak hanya menjadi catatan sejarah dalam forum internasional, tetapi juga diterjemahkan ke dalam langkah konkret diplomasi Indonesia, baik secara bilateral maupun multilateral.


Dalam kesempatan yang sama, Ia juga menyerukan agar parlemen dan pemerintah negara-negara OKI segera memperkuat kerja sama nyata, termasuk dalam bidang politik, ekonomi, dan kemanusiaan untuk mendukung Palestina dan memulihkan kekuatan dunia Islam secara kolektif.


“Pidato ini menjadi momentum untuk membangun optimisme dan arah baru bagi diplomasi dunia Islam. Kita membutuhkan kepemimpinan yang berani, bernurani, dan berakar kuat pada nilai-nilai sejarah serta keadilan. Dan dalam pidatonya Presiden Prabowo menunjukkannya,” pungkas Habib Aboe Bakar. 

Anggota DPR RI DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi Konferensi Parlemen OKI: Kedalaman Khazanah Sejarah Islam di Pidato Presiden RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?