Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Transisi Kemenkumham Jadi Tiga Kementerian Baru Masih Memiliki Sejumlah Masalah
DPR

Transisi Kemenkumham Jadi Tiga Kementerian Baru Masih Memiliki Sejumlah Masalah

RedaksiBy RedaksiApril 13, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi XIII Dewi Asmara, saat mengikuti kunjungan ke Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas IIA Manado/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Proses transisi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang dibagi menjadi tiga kementerian terpisah, yakni Kementerian Hukum (Kemenhum), Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), dan Kementerian Imigrasi-Pemasyarakatan (Kemen-Impas), ternyata masih menyisakan sejumlah masalah internal yang perlu diselesaikan.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi XIII Dewi Asmara, yang menyebutkan bahwa permasalahan tersebut meliputi remunerasi, inventarisasi alat-alat, sumber daya manusia (SDM), dan aset-aset lainnya. Pihaknya mengatakan akan menindaklanjuti hal tersebut agar proses transisi tersebut berjalan dengan baik.

“Data-datanya kan masih ada di Kumham, sehingga kami nanti di Jakarta menindaklanjuti dengan rapat dengan Kemenhum juga dengan Kemen-Impas, KemenHAM dan tentunya untuk membicarakan mengenai ini semua. Jadi setelah transisi masih banyak aset, SDM dan hal-hal lain dan remunerasi yang belum selesai kita dudukan pada permasalahannya,” kata Dewi kepada koranmerdeka.co, di Manado, Sulut, Kamis (10/4/2025).

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga menyoroti adanya temuan warga binaan yang berusia lanjut, bahkan mencapai 80 tahun. Hal tersebut, ia temukan dalam kunjungan ke Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas IIA Manado, Kamis (10/4).

Untuk itu, ia menekankan pentingnya mengikuti program-program yang ada, termasuk amnesti, dengan mempertimbangkan faktor kemanusiaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini kalau memang memenuhi persyaratan sebaiknya kita ingin melihat mana yang diusulkan dari provinsi ini untuk program amnesti. Mengingat faktor usia sudah 80 tahun, tadi mungkin bicara saja sudah nggak bisa, tentu faktor kemanusiaan dan undang-undang kan harus menguntungkan terhadap seluruh pihak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Dewi juga menyoroti kendala dalam peningkatan kualitas SDM di daerah, terutama di wilayah Indonesia bagian timur, yang berbeda dengan Pulau Jawa. Ia menekankan perlunya perhatian khusus terhadap peningkatan SDM, infrastruktur, dan peralatan di wilayah tersebut.

“Perubahan dari satu kementerian menjadi tiga kementerian ternyata menimbulkan kendala SDM di daerah. Hal ini perlu kita tingkatkan, apalagi infrastruktur, alat-alat, dan lain-lain di daerah Indonesia bagian timur tentu berbeda dengan Pulau Jawa, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas sebelumnya telah meyakinkan bahwa hal itu akan dapat diatasi paling lambat Juni 2025. “Kemenkumham paling lambat bulan Juni tahun 2025, semua (hal yang) terkait dengan proses alih status, baik kepegawaian, sarana prasarana, itu akan selesai. Mungkin ini akan yang tercepat,” ujarnya.

Dewi Asmara DPR RI Transisi Kemenkumham Jadi Tiga Kementerian Baru Masih Memiliki Sejumlah Masalah Wakil Ketua Komisi XIII
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?