Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aktivitas Industri Batam Sukses Torehkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Level Nasional

Maret 9, 2026

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Pemangkasan Anggaran Kemenag Ganggu Pelayanan Haji dan Pendidikan Madrasah
DPR

Pemangkasan Anggaran Kemenag Ganggu Pelayanan Haji dan Pendidikan Madrasah

RedaksiBy RedaksiMaret 5, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, saat Rapat Kerja bersama Menteri Agama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi VIII DPR RI meminta Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar agar meyakinkan Presiden Prabowo Subianto bahwa efisiensi anggaran di Kementerian Agama (Kemenag) tidak bisa disamakan dengan kementerian atau lembaga (K/L) lainnya. Sebab, pemotongan anggaran di Kemenag berdampak langsung pada berbagai sektor krusial, seperti penyelenggaraan ibadah haji dan pendidikan madrasah.

Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan harapan tersebut dalam Rapat Kerja bersama Menteri Agama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/3/2025). Ia menegaskan bahwa pengurangan anggaran yang terlalu besar akan mengganggu banyak program vital Kemenag.

“Mudah-mudahan Pak Menteri bisa meyakinkan presiden bahwa pemotongan anggaran di Kemenag tidak bisa disamakan dengan K/L lain. Karena begitu dipotong, menyentuh kebutuhan berbagai pihak yang menyangkut orang per orang,” ujar Politisi Fraksi PKB itu.

Dalam rapat tersebut, Marwan juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak efisiensi anggaran terhadap sekolah-sekolah madrasah. Ia khawatir operasional sekolah bisa terganggu jika anggaran tidak mencukupi.

Pemangkasan Anggaran Kemenag Capai Rp12,31 Triliun

Berdasarkan hasil rekonstruksi efisiensi anggaran, Kemenag terkena pemangkasan sebesar Rp12,31 triliun, sehingga anggaran tahun 2025 hanya tersisa Rp 66,2 triliun dari pagu awal APBN sebesar Rp 78,5 triliun.

Marwan menjelaskan bahwa angka ini muncul setelah adanya usulan tambahan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebanyak 29.000 mahasiswa dengan nilai Rp10 triliun.

“Ditambah dengan usulan penerima KIP 29.000 mahasiswa sebesar Rp 10 triliun, kemudian ada penyuluh, kira-kira total yang mesti ada itu harus Rp12,3 triliun,” jelasnya.

Sebelumnya, Kemenag sempat terkena efisiensi sebesar Rp 14 triliun, namun setelah penyisiran ulang, hanya mampu mengefisiensikan Rp 7,27 triliun.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menuturkan bahwa efisiensi anggaran ini dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Menurutnya, Kemenag tetap mempertahankan program prioritas seperti pembayaran gaji dan tunjangan, bantuan sosial untuk penerima KIP, serta penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

Fokus pada Layanan Keagamaan dan Pendidikan

Kegiatan prioritas yang terdampak efisiensi anggaran meliputi layanan keagamaan seperti penyelenggaraan ibadah haji, penguatan moderasi beragama, bantuan rumah ibadah, hingga digitalisasi layanan keagamaan.

Di sektor pendidikan, program yang terancam terganggu meliputi bantuan operasional sekolah (BOS), bantuan operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN), program pendidikan profesi guru (PPG), serta beasiswa bagi peserta didik dan tenaga pendidik.

Rapat kerja ini dihadiri oleh Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, Dirjen Haji dan Umrah Hilman Latief, serta Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ansory Siregar dan Abidin Fikri. Selain membahas efisiensi anggaran, rapat ini juga menyoroti persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

Marwan berharap, dengan pertemuan Nasaruddin Umar dan Presiden Prabowo pada Selasa sore, kebijakan pemotongan anggaran Kemenag dapat dipertimbangkan kembali agar tidak mengganggu layanan keagamaan dan pendidikan di Indonesia.

DPR RI Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026

ABK Fandi Ramadhan Dijatuhi Hukuman Lima Tahun, Ini Respons Komisi III

Maret 6, 2026

Komisi III Dorong Sinergi Aparat Berantas Narkoba di Sulteng

Maret 6, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Aktivitas Industri Batam Sukses Torehkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Level Nasional

Nasional Maret 9, 2026

Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor…

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026

ABK Fandi Ramadhan Dijatuhi Hukuman Lima Tahun, Ini Respons Komisi III

Maret 6, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?