Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Muhammad Syauqie Desak Segera Selesaikan Bendungan Meninting
DPR

Muhammad Syauqie Desak Segera Selesaikan Bendungan Meninting

RedaksiBy RedaksiFebruari 22, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie, saat mengikuti agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Bendungan Meninting, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie menyoroti sejumlah permasalahan dalam pengelolaan proyek infrastruktur nasional, terutama terkait keterlambatan pengerjaan dan rendahnya serapan anggaran. Ia pun mengungkapkan bahwa sekitar 65 persen anggaran dalam laporan tahunan tidak mencapai realisasi 80 persen, sebuah kondisi yang dinilai menghambat percepatan pembangunan.

“Kami datang bukan sekadar melakukan kunjungan kerja, tetapi benar-benar ingin memastikan pengawasan ini berjalan efektif. Tidak boleh lagi ada proyek yang tersendat tanpa alasan yang jelas,” tegas Syauqie kepada koranmerdeka.co saat mengikuti agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Bendungan Meninting, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (21/2/2025).

Selama pertemuan berlangsung, Syauqie menyampaikan catatan terkait pola kerja kontraktor yang kerap mengajukan perpanjangan waktu dengan alasan administratif atau teknis, yang justru berimbas pada meningkatnya biaya dan ketidakpastian proyek. Ia mencontohkan bagaimana proyek-proyek tertentu telah mengalami keterlambatan hingga tiga hingga empat tahun, tanpa adanya solusi konkret.

“Kontrak selesai, lalu mereka minta perpanjangan. Ini yang akhirnya membuat proses pengawasan menjadi dilematis. Kalau dibiarkan, seolah-olah kita tidak bekerja. Kalau ditekan, seolah kita menghambat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti ketidakberdayaan pemerintah dalam memberikan sanksi kepada perusahaan BUMN yang berkinerja buruk. Menurutnya, meskipun ada mekanisme blacklist selama tiga tahun bagi perusahaan yang gagal memenuhi kontrak, penerapannya terhadap perusahaan negara masih menjadi pertanyaan besar.

“Mampukah kita mem-blacklist perusahaan milik negara sendiri? Itu hal yang mustahil,” ujarnya.

Perlu Solusi Konkret

Sebagai solusi, Syauqie menegaskan pentingnya pengawasan lebih ketat dalam 20 hari ke depan untuk memastikan bahwa proyek-proyek yang berjalan bisa selesai tepat waktu termasuk proyek Bendungan Meninting. Jika tidak ada perbaikan, ia mendorong agar sanksi yang lebih tegas diterapkan, termasuk pemutusan kontrak atau evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan terkait.

“Kalau ada kendala cuaca, itu alasan klasik. Semua harus direncanakan sejak awal. Jangan sampai kita membangun seperti kisah legenda Roro Jonggrang—proyek besar tapi tak kunjung selesai,” terangnya.

Politisi Fraksi PAN itu juga mendorong kementerian dan inspektorat terkait, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, untuk lebih aktif dalam melakukan pengawasan, sekaligus memastikan bahwa proyek strategis nasional tidak terhambat oleh kepentingan politik atau permainan bisnis yang tidak sehat.

“Yang kami inginkan sederhana: proyek berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai standar. Jangan sampai anggaran yang sudah ada justru tidak terserap maksimal, lalu rakyat yang dirugikan,” tutup Syauqie.

Anggota Komisi V DPR RI DPR RI Muhammad Syauqie Muhammad Syauqie Desak Segera Selesaikan Bendungan Meninting
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?