Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Syarif Fasha: PT Vale Indonesia Harus Perhatikan Praktik Pertambangan Berkelanjutan
DPR

Syarif Fasha: PT Vale Indonesia Harus Perhatikan Praktik Pertambangan Berkelanjutan

RedaksiBy RedaksiFebruari 18, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha, saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi XII ke PT Vale Indonesia, di Luwu Timur, Sulawesi Selatan/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi XII ke PT Vale Indonesia, di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Hal itu untuk mendalami berbagai aspek terkait dengan operasi perusahaan tambang tersebut, termasuk hasil produksi, kegiatan trading, rehabilitasi lahan, serta keselamatan kerja. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir pejabat dari Kementerian ESDM, Kementerian Investasi, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Syarif menjelaskan, kunjungannya kali ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana PT Vale Indonesia menjalankan proses produksi dan bagaimana perusahaan mengelola rehabilitasi lahan setelah operasi tambang. Salah satu pertanyaan utama yang disampaikan adalah mengenai produksi nikel tahunan yang mencapai 60 ribu ton per tahun dan bagaimana PT Vale mengelola lahan yang telah dieksplorasi.

“Kami ingin memastikan bagaimana PT Vale melakukan rehabilitasi lahan setelah proses eksplorasi, apalagi eksplorasi yang dilakukan oleh perusahaan ini dapat mencapai kedalaman lebih dari 100 meter. Kami ingin tahu apakah mereka menimbun area tersebut atau langsung melakukan penghijauan kembali,” ujar Syarif kepada koranmerdeka.co, di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Minggu (16/2/2025).

Ia menegaskan pentingnya praktik pertambangan yang berkelanjutan untuk menghindari dampak negatif bagi lingkungan, seperti yang terjadi di Provinsi Bangka Belitung dengan penambangan timah yang menghasilkan danau-danau yang tidak terkelola dengan baik.

Selain itu, Syarif juga menyampaikan kekhawatirannya terkait dengan potensi manipulasi kuota produksi dan pajak yang dapat merugikan pendapatan negara.

“Kami menanyakan apakah produksi tahunan yang diberikan pemerintah sesuai dengan kuota yang ditentukan, seperti RKB, agar tidak ada manipulasi yang dapat mengurangi potensi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ujar Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Pada kesempatan tersebut, Syarif juga menyentuh topik mengenai aspek keselamatan kerja (K3) di PT Vale. Meskipun perusahaan telah memenuhi standar K3, ia mencatat bahwa beberapa mesin yang digunakan sudah cukup tua. “Kami berharap PT Vale terus memperbarui peralatan dan teknologi yang digunakan untuk mendukung efisiensi dan keselamatan kerja,” tambahnya.

Syarif juga mengingatkan agar PT Vale sebagai perusahaan BUMN tidak hanya fokus pada produksi dan keuntungan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat setempat dapat menikmati manfaat dari keberadaan perusahaan tersebut. “Jangan sampai masyarakat setempat sulit mendapatkan pekerjaan karena banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi untuk bekerja di PT Vale,” ujar Syarif.

Selain itu, mengingat luasnya konsesi yang dikuasai PT Vale, yang mencapai sekitar 118 ribu hektare, Syarif menekankan pentingnya akses masyarakat terhadap fasilitas umum, seperti jalan yang berada di dalam konsesi. “Sebagai BUMN, PT Vale harus memastikan akses masyarakat tidak dibatasi, mengingat konsesi ini juga merupakan milik negara dan digunakan untuk kepentingan rakyat,” jelasnya.

Kunjungan ini juga membahas topik hilirisasi industri nikel. Syarif mengungkapkan bahwa Komisi XII DPR RI terus memantau perkembangan hilirisasi nikel, dengan harapan PT Vale dapat berkontribusi lebih besar terhadap pengolahan dan pemrosesan nikel hingga produk akhir, seperti baterai dan komponen energi terbarukan lainnya.

Terakhir, Syarif menyampaikan beberapa pesan terkait dengan pemantauan distribusi BBM subsidi, seperti solar dan petalite. Ia menegaskan perlunya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan Pertamina untuk menghindari kelangkaan BBM dan LPG 3 kilo, serta memastikan agar distribusinya tepat sasaran, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Semoga dengan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan pihak terkait, kita dapat menghindari kelangkaan dan antrian panjang BBM serta LPG di masyarakat,” tutup Syarif.

Anggota Komisi XII DPR RI DPR RI PT Vale Indonesia Harus Perhatikan Praktik Pertambangan Berkelanjutan Syarif Fasha
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?