Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Ketua DPR: Diplomasi Parlemen Harus Berdampak bagi Kesejahteraan Rakyat
DPR

Ketua DPR: Diplomasi Parlemen Harus Berdampak bagi Kesejahteraan Rakyat

RedaksiBy RedaksiJanuari 30, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua DPR RI Puan Maharani/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

DPR RI meresmikan Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) sebagai forum diplomasi parlemen dengan negara-negara sahabat. Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan antarparlemen, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia.

Peresmian GKSB DPR RI berlangsung di Gedung Pustakaloka, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2025), dan dihadiri oleh puluhan duta besar. Hadir pula Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir, Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Mardani Ali Sera dan jajaran pimpinan BKSAP lainnya. Dari pihak pemerintah, tampak Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha.

Dalam sambutannya, Puan menyampaikan refleksi awal tahun 2025 dengan menyoroti gencatan senjata di Gaza sebagai momentum untuk mengakhiri konflik global. “Di Timur Tengah, kita baru saja menyaksikan gencatan senjata di Gaza. Ini seharusnya menginspirasi kita untuk mengupayakan perdamaian di berbagai belahan dunia lainnya,” ujar Puan.

GKSB, yang berada di bawah koordinasi BKSAP DPR RI, berfungsi sebagai instrumen diplomasi parlemen guna mempererat hubungan bilateral dan multilateral dengan negara mitra. Peresmian forum ini dihadiri 73 duta besar, termasuk dari Australia, Belanda, Jerman, Palestina, dan Irak.

Puan menyoroti berbagai tantangan global, seperti krisis iklim, ketegangan geopolitik, dan proteksionisme perdagangan, yang menurutnya memerlukan peran aktif parlemen dalam mencari solusi.

“Tantangan abad ke-21 membutuhkan solusi abad ke-21, termasuk melalui diplomasi parlemen. DPR berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif,” tegasnya.

Dalam konteks ini, GKSB diharapkan menjadi platform penting bagi DPR untuk menyuarakan kepentingan rakyat Indonesia di dunia internasional. Puan pun menekankan beberapa fokus utama diplomasi parlemen, termasuk perlindungan WNI dan pekerja migran di luar negeri, kontribusi terhadap perdamaian di Asia Tenggara melalui ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), serta penguatan kerja sama ekonomi.

“Kerja sama parlemen dapat mendukung pemerintah dalam mencapai target ekonomi serta meningkatkan taraf hidup rakyat dan mengurangi kemiskinan,” jelas Puan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa diplomasi parlemen harus mendukung agenda global seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan penanganan krisis iklim melalui forum internasional, seperti Inter-Parliamentary Union (IPU) dan The G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20).

“DPR juga akan terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina,” tambahnya.

Puan berharap peresmian GKSB menjadi tonggak baru bagi diplomasi parlemen Indonesia agar lebih berdaya guna dalam menjawab tantangan global.

“Mari kita bekerja sama untuk menerjemahkan optimisme ini menjadi kenyataan, menciptakan dunia yang lebih damai dan sejahtera,” pungkasnya.

Peresmian GKSB ditandai dengan penekanan tombol oleh Puan bersama Ketua BKSAP Mardani Ali Sera dan Wamenlu Arif Havas Oegroseno. Di sela acara, para duta besar terlihat berbincang dan berjabat tangan dengan Puan, menunjukkan eratnya hubungan diplomasi yang terjalin. 

DPR RI GKSB Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?