Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»Nasional»Himmatul Aliyah: Jangan Biarkan Anak-Anak di Daerah 3T Kehilangan Hak Pendidikan Layak!
Nasional

Himmatul Aliyah: Jangan Biarkan Anak-Anak di Daerah 3T Kehilangan Hak Pendidikan Layak!

adminBy adminDesember 10, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sekolah di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Sekolah yang seharusnya menjadi tempat belajar nyaman justru menghadapi kendala serius, baik dari segi infrastruktur maupun fasilitas pendidikan.

“Kita tidak boleh lagi melihat sekolah dalam kondisi seperti itu. SMP ini bahkan tidak jauh dari pusat kota, tetapi fasilitasnya sungguh memprihatinkan,” tutur Himmatul kepada WBIndonesia.com usai meninjau SMP Negeri 7 Kupang Tengah di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/12/2024).

Menurutnya, kondisi sekolah tersebut menunjukkan minimnya keseriusan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, padahal pendidikan menjadi amanat konstitusi yang sudah tercantum dalam UUD 1945.

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa para siswa SMP Negeri 7 Kupang Tengah masih harus berbagi ruang dengan sekolah dasar tetangga karena sekolah mereka tidak memiliki bangunan yang layak. “Yang lebih menyedihkan, ketika ujian berbasis komputer, mereka harus mengikuti ujian di sebuah gubuk tanpa kursi atau meja, hanya menggunakan alas seadanya. Ini tentu jauh dari standar pendidikan yang layak,” ungkapnya.

Situasi ini, lanjut Himmatul, seharusnya menjadi perhatian semua pihak, terutama pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.

Maka dari itu, turut mewakili Komisi X DPR RI, ia mendorong para pemangku kepentingan untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna menyediakan solusi jangka pendek maupun jangka panjang. Ia pun menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kondisi infrastruktur pendidikan, baik oleh DPR pusat maupun DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Jika kita tidak turun langsung, kita tidak akan tahu kondisi sebenarnya. Pengawasan menyeluruh ini adalah kunci untuk memastikan pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Selain masalah infrastruktur, dirinya juga menyoroti kurangnya buku-buku pendidikan dan bacaan yang layak untuk siswa di wilayah 3T. “Sebetulnya pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional telah menyediakan buku bacaan. Namun, untuk buku pendidikan, ini adalah tanggung jawab Kementerian Pendidikan yang harus segera kita dorong agar distribusi buku lebih diprioritaskan ke daerah 3T,” jelas Himmatul.

Menurutnya, kebutuhan bahan bacaan yang layak adalah masalah mendesak yang harus diselesaikan untuk mendukung kualitas pendidikan. “Penyaluran buku harus lebih terarah dan benar-benar menyasar daerah yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, ia berharap, kunjungan dan temuan ini menjadi titik awal untuk perubahan yang lebih baik. Oleh karena itu, ia mendorong semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan legislatif, untuk berkolaborasi memperbaiki kondisi pendidikan di wilayah-wilayah tertinggal.

“Kita tidak bisa membiarkan anak-anak Indonesia, terutama yang berada di wilayah 3T, kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tutup Himmatul.

Popular
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
admin
  • Website

Related Posts

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

GoTo Berperan Aktif Tingkatkan Kesejahteraan Mitra

Januari 28, 2026

Gojek Gandeng TDN Hadirkan Daging Berkualitas Untuk Mitra

Januari 13, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?